Perkuat Transformasi Digital, Melalui Sistem Satu Data Terintegrasi
PENGEMBANGAN: Prof Tjitjik Srie Tjahjandarie PhD dari Unair didampingi Rektor Unsri Prof Dr Taufiq Marwa memberikan pengalaman dalam pengembangan sistem digital terintegrasi di Ruang Rapat KPA Kampus Unsri, Bukit Besar, Palembang, kemarin. FOTO:NENI/SUMEK--
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Universitas Sriwijaya (Unsri) terus memperkuat langkah transformasi digital sebagai bagian dari upaya percepatan pengembangan perguruan tinggi menuju tata kelola yang modern, efektif, dan berbasis data.
Komitmen tersebut dilakukan dengan adanya kegiatan bertajuk “Percepatan Unsri Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dan Digitalisasi Kampus dalam Satu Data” yang digelar di Ruang Rapat KPA Kampus Unsri Bukit Besar Palembang.
Iklan Google/Link Sponsor
Kegiatan menghadirkan Prof Tjitjik Srie Tjahjandarie PhD yang memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan sistem digital terintegrasi di Universitas Airlangga (Unair).
Acara diikuti Rektor Unsri beserta jajaran pimpinan universitas, Dekan, Wakil Dekan, Direktur, Kepala Kantor, Kepala Subdirektorat, Ketua LPPM, serta berbagai pemangku kepentingan di lingkungan Unsri.
Rektor Unsri Prof Dr Taufiq Marwa dalam sambutannya menegaskan pengembangan sistem satu data terintegrasi merupakan cita-cita strategis Unsri yang telah dirintis sejak beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA: Tingkatkan Daya Saing Lulusan, FEB UM Palembang Gelar Pelatihan
BACA JUGA:Kolaborasi Membangun Sistem Pangan Berkelanjutan, Pusat Studi dan Hilirisasi Jagung UM Palembang
Menurutnya, digitalisasi kampus menjadi kebutuhan penting untuk mendukung tata kelola universitas yang lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Unsri sedang membangun sistem yang terintegrasi, mencakup keuangan, sumber daya manusia, pembelajaran, dan berbagai layanan lainnya. Harapannya seluruh sistem tersebut tidak berjalan secara parsial, melainkan menjadi satu kesatuan yang saling terhubung sehingga menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan,” ujar Prof Taufiq.
Ia menambahkan, keberhasilan implementasi sistem digital terintegrasi membutuhkan dukungan dan komitmen seluruh sivitas akademika. Dikatakannya, sistem yang dibangun bukan milik unit tertentu, melainkan menjadi aset bersama yang harus digunakan, dijaga, dan dikembangkan untuk kemajuan universitas.
Sementara itu, Wakil Rektor III Unsri Prof Dr dr Radiyati Umi Partan, menyampaikan, transformasi digital menjadi salah satu fondasi penting dalam perjalanan Unsri sebagai PTNBH.
BACA JUGA: Terus Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Mutu Akademik, Perkuat Riset dan Inovasi, serta SDM Islami
BACA JUGA:Ratusan Warga Talang Betutu Antusias Ikuti Puncak Praktik Profesi Keperawatan UKMC Palembang
“Saya berharap pengalaman dan praktik baik yang telah diterapkan di Unair dapat menjadi inspirasi bagi Unsri dalam membangun sistem satu data yang terintegrasi dan berkelanjutan,” tuturnya.
