Perkuat Kolaborasi Global, Bidik Peluang Riset Eropa, Program DAAD
SEMINAR: Kegiatan seminar courtesy call Unsri bersama perwakilan DAAD dan EURAXESS ASEAN yang digelar di ruang Djuaini Moekti Unsri Palembang. FOTO: NENI/SUMEKS--
BACA JUGA: PPDS Mata Unsri Dibuka Kembali, Empat Bulan Penghentian Sementara
BACA JUGA:Kabar Baik! Setelah 3 Bulan Disanksi, PPDS Mata FK Unsri di RSMH Palembang Dilaksanakan Lagi
"Dengan demikian, setiap kerja sama yang terjalin diharapkan mampu menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan bagi pengembangan ilmu pengetahuan," sambungnya.
Iklan Google/Link Sponsor
Ia menambahkan, melalui langkah ini, Unsri optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam jejaring riset global sekaligus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional maupun internasional.
Sementara itu, Deutschee Akademischer Austauschdienst (Dinas Pertukaran Akademis Jerman) Dr Guido Schnieders mengatakan, sebagai langkah konkret pihak Unsri telah menyiapkan sejumlah inisiatif akademik, di antaranya program lectureship jangka pendek dan panjang dengan menghadirkan profesor dari Jerman melalui pendanaan DAAD.
BACA JUGA:Ketatnya SNBP 2026 Unsri, Peminat 23.432 Peserta, yang Lolos Hanya Segini
BACA JUGA:Unsri Masuk 20 Besar Peringkat THE WUR 2026
Selain itu, pemanfaatan skema DAAD Alumni Grant juga didorong untuk memperluas kolaborasi riset antara alumni dan dosen Unsri.
Tak hanya itu, Unsri bersama EURAXESS ASEAN juga tengah mempersiapkan pemetaan riset guna mengidentifikasi peluang pendanaan dari Jerman dan Uni Eropa untuk kawasan ASEAN.
"Program ini akan dikoordinasikan oleh jajaran Wakil Rektor bersama para dekan dan tim akademik," tandasnya.
BACA JUGA:Rektor Unsri Lantik Sejumlah Pejabat Baru Masa Tugas 2026-2031, Siapa Saja Mereka?
BACA JUGA:Pelatihan Game Edukasi Berbasis Game-Based Learning Sinergi Kemdiktisaintek-Unsri
Seminar Internasional ini dihadiri para wakil rektor, dekan, direktur, subdirektur, LPPM, dosen serta Civitas Akademika Unsri.
