Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Cik Ujang: Guru Pusat Perubahan, Momen Peringatan Hardiknas 2026

PENGHARGAAN: Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Cik Ujang didampingi Kepala Disdik Sumsel, Hj Mondyaboni, menyerahkan piagam penghargaan bagi guru berprestasi di sela memperingati Hardiknas di Kantor Gubernur Sumsel, kemarin (4/5). FOTO: NENI/SUMEKS--

    PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Cik Ujang bertindak sebagai pembina upacara dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kantor Gubernur  Sumsel, Senin (4/5). Cik Ujang menyoroti pemerataan kualitas pendidikan hingga SDM Guru. 

    “Pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan, tetapi juga proses memanusiakan manusia, membangun karakter, serta menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujar Cik Ujang yang mengenakan tanjak khas Sumsel berwarna biru. 


Iklan Google/Link Sponsor

    Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”, peringatan ini menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata dan berkualitas.

BACA JUGA: Universitas Muhammadiyah Palembang Peringati Hardiknas 2026, Rektor Tekankan Kolaborasi, Berikan Penghargaan

BACA JUGA:UM Palembang Peringati Hardiknas 2026, Berikan Penghargaan 23 Dosen dan 15 Mahasiswa Berprestasi

    Dikatakannya, Hardiknas merupakan momentum refleksi untuk memperkuat arah transformasi pendidikan nasional.

“Pendidikan merupakan proses memanusiakan manusia yang tidak sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan potensi, membangun karakter, dan memuliakan manusia sebagai makhluk yang bermartabat,” tuturnya. 

    Pendidikan diarahkan untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, tangguh, dan berdaya saing global.

“Karena itu, transformasi pendidikan tidak lagi bertumpu pada pendekatan lama, melainkan bergerak menuju pembelajaran yang lebih mendalam agar peserta didik tidak hanya mengetahui, tetapi juga memahami, berpikir kritis, serta mampu mencipta,” tegasnya.     

    Ia menekankan guru merupakan kunci utama dalam peningkatan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru terus menjadi prioritas pemerintah.

BACA JUGA:Kadisdikbud OKUT Sambangi Sekolah, Sapa Guru-Siswa Dalam Rangka Hardiknas 2026

BACA JUGA:Hardiknas 2026 Meledak di OKU Timur! Kadisdikbud Turun Gunung Guncang Sekolah

“Guru, pusat perubahan. Investasi pada guru adalah investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan kita,” tegasnya. 

    Dijelaskan, guna memenuhi kualifikasi guru, Pemerintah memberikan beasiswa Rp 3 juta  tiap semester untuk guru-guru yang belum berpendidikan Diploma IV/Strata 1 (S1) melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL) di kampus yang memenuhi ketentuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan