Ikutan Repot Dampingi Anak Jika Daring
Disdik Sumsel siaga menghadapi kemungkinan perubahan sistem belajar pasca Lebaran 2026, dari daring penuh hingga hybrid, seiring wacana penghematan BBM nasional. Foto:Ist--
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Para orang tua siswa bersyukur pemerintah pusat batal menerapkan sekolah daring mulai April mendatang.
Ada banyak imbas dari kebijakan itu jika saja hal itu diterapkan. Dan dampaknya itulah yang membuat pusing.
Iklan Google/Link Sponsor
BACA JUGA:KBM Sumsel Berpotensi Berubah Usai Lebaran 2026, Disdik Siapkan Skema Daring hingga Hybrid
BACA JUGA:April 2026: Sekolah Bakal Daring Bakal dan PNS PPPK WFA, Ini Skema Lengkapnya
Kekhawatiran orang tua salah satunya kesulitan dalam mendampingi secara maksimal saat anak-anak belajar daring.
"Orang tua harus lebih aktif mendampingi anak belajar, yang menyulitkan terutama bagi mereka bekerja penuh waktu," kata Sari (35), seorang orang tua siswa di Palembang.
Belajar secara online juga dikhawatirkan membuat anak-anak kesulitan dalam berinteraksi. "Anak-anak belajar daring tidak seefektif belajar di kelas," ucap dia. Tanpa didampingi, anak – anak akan kehilangan kualitas belajar.
Dampaknya, nilai akademik turun akibat ilmu pengetahuan yang disampaikan guru tidak tersampaikan dan diterima secara maksimal.
Lagi pula, kata Sari, tidak semua siswa dan orang tuanya memiliki perangkat memadai atau koneksi internet stabil untuk mendukung belajar online. “Kalau dipaksakan, hal ini berpotensi memperlebar kesenjangan pendidikan,"jelasya.
Kekhawatiran serupa juga diungkap Renata (32). Belajar dari saat pandemi Covid-19 lalu, pembelajaran online akan membuat anak kehilangan kesempatan berinteraksi langsung dengan teman sebaya. Hal ini berpengaruh juga pada perkembangan sosial dan emosional anak.
"Meski alasan pemerintah penghematan energi nasional, orang tua justru khawatir biaya listrik dan kuota internet di rumah meningkat," tuturnya. Renata bersyukur rencana belajar daring tersebut tidak jadi dilaksanakan.
Orang tua salah seorang siswa madrasah ibtidaiyah di Palembang, Diah juga setuju jika belajar daring tidak jadi diterapkan.
BACA JUGA:PNS PPPK Bakal WFA Saat Siswa Belajar Daring di April 2026, Ini Penjelasan Pemerintah
BACA JUGA:Siswa Sekolah Daring April 2026, Guru PNS PPPK Bakal Kerja Fleksibel, Begini Skemanya
