Lolos tapi Tak Daftar Ulang Terancam Diblokir 3 Tahun, Sanksi dari Unsri bagi Calon Mahasiswa Baru
Prof Dr Ir H Rujito Agus Suwignyo MAgr.- Foto: neni/sumeks-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Pengumuman peserta yang lulus jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) akan dilakukan pada 31 Maret 2026. Universitas Sriwijaya (Unsri) bakal memberikan sanksi tegas kepada calon mahasiswa baru yang sudah dinyatakan lolos pada SNBP, tapi tidak melakukan daftar ulang.
"Bagi peserta yang dinyatakan lolos tapi mengabaikan, tidak diambil atau tidak melakukan daftar ulang, maka terancam diblokir selama tiga tahun dan tidak bisa lagi mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun Seleksi Mandiri," tegas Wakil Rektor I Unsri, Prof Dr Ir H Rujito Agus Suwignyo MAgr.
Ia mengatakan, kebijakan ini diterapkan berdasarkan peraturan resmi seleksi nasional masuk perguruan tinggi di Indonesia. "Dengan diblokir selama tiga tahun, maka mereka hanya bisa mendaftar ke perguruan tinggi swasta,” kata Prof Rujito.
Menurutnya, kebijakan tersebut harus menjadi perhatian serius bagi calon mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang telah diperoleh melalui seleksi nasional. Selain sanksi bagi peserta, Unsri juga akan melakukan evaluasi terhadap sekolah asal. Sekolah yang siswanya lulus tetapi tidak melakukan daftar ulang akan dipertimbangkan ulang dalam pemberian kuota pada tahun berikutnya.
BACA JUGA:Gaji Orangtua Kini Jadi Penentu! Aturan Baru KIP Kuliah 2026 Wajib Dicek Calon Mahasiswa
“Kalau banyak siswa dari satu sekolah yang lulus tapi tidak daftar ulang, bisa saja kami beri pinalti. Sayang kursi sudah diberikan, tapi akhirnya tidak dimanfaatkan,” tegasnya. Tak hanya itu, Unsri juga menegaskan akan menindak tegas segala bentuk kecurangan dalam proses seleksi. Jika ditemukan manipulasi nilai atau pelanggaran lain khusus jalur prestasi, maka kelulusan peserta dapat dibatalkan.
"Pasa 2025 lalu, di Unsri ada sekitar 4,7 persen peserta yang lulus namun tidak melakukan daftar ulang, sehingga banyak kursi mahasiswa terbuang percuma. Untuk itu kuota tersebut dimasukkan di 2026 ini," katanya lagi.
Menurutnya, Unsri pada tahun akademik 2026 akan menerima sebanyak 9.585 mahasiswa baru melalui tiga jalur seleksi, yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) sebanyak 2.312 mahasiswa, Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 3.501 mahasiswa, dan Seleksi Mandiri 3.772 mahasiswa.
“Jumlah ini naik 4,7 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 9.154 mahasiswa. Penambahan kuota dilakukan seiring peningkatan fasilitas kampus dan jumlah dosen,” jelas Prof Rujito.
BACA JUGA:NYESEK! Ini 10 Jurusan Kuliah Paling Sulit Diselesaikan, Calon Mahasiswa Wajib Tahu!
BACA JUGA:Waspada! 10 Jurusan Ini Terancam 'Tersalip' AI, Calon Mahasiswa Perlu Pertimbangkan Ulang
Ia berharap seluruh calon mahasiswa yang dinyatakan lulus benar-benar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan melakukan daftar ulang sesuai ketentuan yang berlaku.
"Pesan kami kepada calon mahasiswa, perhatikan dengan baik jadwal pendaftaran. Jika sudah melewati batas waktu, kami tidak bisa membantu,” tegasnya. Ia juga mengingatkan agar seluruh calon mahasiswa menyampaikan dokumen sesuai data yang sebenarnya dan tidak melakukan kecurangan. Unsri, lanjutnya, juga memberi perhatian khusus kepada calon mahasiswa dari daerah pelosok.
