Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Kemerdekaan adalah Keberkahan dari Allah Swt

Dr H Syarif Husain SAg MSi, (Dosen/Widyaiswara BDK Palembang)--

SUMATERAEKSPRES.ID - Kaum muslimin patut bangga memiliki ajaran yang begitu memuliakan manusia. Islam lahir dari latar sejarah bangsa Arab yang melanggar moralitas perikemanusiaan: fanatisme kesukuan (ta’asub) yang parah, pelecehan terhadap perempuan, perang saudara, perampasan hak milik orang lain, perjudian, dan lain sebagainya.

Dalam konsep ajaran Islam sangat jelas sebagaimana firman Allah wa laqad karramna bani adam (sungguh telah Kami telah muliakan manusia).


Iklan Google/Link Sponsor

BACA JUGA:Kesalehan Sosial Akan Mendatangkan Rahmat Allah SWT

BACA JUGA:Islam Tionghoa dan Palembang: Jejak Cheng Ho hingga Kapiten Belo

Islam juga menjamin kehidupan yang berkeadilan, aman secara jasmani dan rohani, serta merdeka dari belenggu penindasan. 

Dalam tradisi ushul fiqih, kita mengenal prinsip-prinsip yang haram dihidar, yakni hak hidup (hifdhun nafs), terjaganya kehidupan agama (hifdhud din), jaminan mendayagunakan akal (hifdhul 'aql), jaminan kepemilikan harta (hifdhul maal), dan terjaganya kesucian keluarga (hifdhun nasl). Beberapa hal pokok inilah yang lazim disebut maqaashidus syariah. 

Umat Islam, juga seluruh umat manusia lainnya, masing-masing memiliki hak untuk hidup yang wajar.

Sebagai implementasi dari nilai- nilai utama tadi, mereka seyogyanya mendapat keleluasaan dalam mencari ilmu, beribadah, mengekspresikan pikiran, berkarya, dan sejenisnya.

Jaminan tersebut wajib ada selama dilaksanakan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang bertanggung jawab.

Apabila kebebasan tersebut dirampas secara zalim maka sangatlah wajar sebuah perlawanan dan pembelaan kemudian muncul.

“Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.

(Yang teraniaya itu adalah) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: Tuhan kami hanyalah Allah” (QS. Surat Al-Hajj: 39-40).

Jika kita perhatikan secara seksama, surat al-Hajj ayat 39-40 ini menegaskan bahwa tiap orang memiliki hak atas kampung halaman, rumah, tempat tinggal, Tanah Air yang dalam bahasa Alquran disebut diyaarihim (berasal dari kata daar yang berarti rumah).

Oleh sebab itu, tatkala mereka diusir atau dirampas hak-haknya, Allah memberi kewenangan mereka untuk membela diri. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan