Literasi Media sebagai Benteng Punlik dari Distorsi Komunikasi Massa
Media massa-baik media konvesional maupun digital-memiliki peran strategis dalam membingkai realitas sosial.-foto: ilustrasi-
Pendidikan formal memiliki peran penting dalam menanamkan kesadaran kritis terhadap media sejak dini.
Selain itu, keluarga, komunitas, organisasi masyarakat, dan institusi keagamaan juga berperan sebagai ruang pembelajaran literasi media.
Kolaborasi berbagai elemen ini penting agar literasi media tidak berhenti sebagai wacana akademik, melainkan menjadi praktik sosial yang membumi.
BACA JUGA:Membangun Generasi Moderat di Tengah Tantangan Digital
Pada akhirnya, literasi media adalah fondasi bagi terbentuknya masyarakat yang cerdas dan berdaulat secara informasi.
Di tengah kompleksitas komunikasi massa modern, publik tidak boleh hanya menjadi objek pesan, melainkan subjek yang aktif dan kritis.
Dengan literasi media yang kuat, masyarakat dapat menjadikan komunikasi massa sebagai sarana pencerahan, bukan instrumen distorsi.
Literasi media bukan sekadar kebutuhan intelektual, melainkan keharusan sosial demi menjaga kualitas ruang publik dan demokrasi.
