Kades Bertato Dijuluki Yakuza Banjarnegara! Hoho Alkaf Sulap Desa Jadi Ladang Miliaran Rupiah!
Tato penuh di tubuhnya, tapi pikirannya penuh solusi! Hoho Alkaf, kades nyentrik Banjarnegara, buktikan gaya beda bukan halangan untuk bikin desa berjaya! Foto:IG @hoho_alkaff--
BACA JUGA:Volkswagen Karmann Ghia 2026! Mobil Legendaris Ini Kini Nggak Ngisep Bensin Lagi!
4. BUMDes Mandiri Terobosan Modern
Hoho mendirikan BUMDes Jaya Mandiri sejak 2022, mulai dari nol hingga kini memiliki:
- 7.000 ekor ayam petelur, produksi harian hingga 420 kg telur;
- Unit peternakan sapi, kambing, rusa, ikan nila & lele;
- Pasar dari Banjarnegara ke Tegal;
- Rencana ekspansi jumlah ayam hingga 15.000 ekor, target pendapatan Rp2 miliar per tahun.
Rakyat desa bekerja langsung, menerima upah UMR—modal usaha bukan dari Dana Desa, tapi dari manajemen dan investasi mandiri.
BACA JUGA:PepsiCo Bangun Pabrik Rp3,3 Triliun di Cikarang, Dorong Produksi Lokal dan Pemberdayaan Petani
5. Wisata dan Kreativitas Lokal
Tidak berhenti di pertanian, Hoho berekspansi ke sektor pariwisata:
- Membangun kolam renang dan tempat kursus renang anak-anak;
- Merencanakan kafe bertema “kapal pesiar” untuk spot wisata kekinian;
- Seluruh inovasi dirancang untuk membuka lapangan kerja desa dan meningkatkan pendapatan desa secara berkelanjutan.
6. Warisan & Strategi Jangka Panjang
Hoho menyadari perjalanan yang ditempuh tak mudah: gaji kades terbatas (Rp3 juta), sementara Dana Desa sekitar Rp1 miliar per tahun.
Meski menghadapi kritik, ia memilih fokus—“Saya akan berusaha lebih baik dari kades-kades sebelumnya.”
Upayanya membuktikan desa bisa jadi entitas produktif dan mandiri jika dikelola dengan visi dan strategi bisnis desa yang riil.
BACA JUGA:Mitsubishi L300 Minibus 2026: Evolusi Interior Futuristik, Lebih dari Sekadar Kendaraan
