Menteri Nusron Dorong Pelayanan Pertanahan Adaptif dan Bersih dalam Pembinaan Kanwil BPN Kalteng
Menteri Nusron mendorong percepatan transformasi pelayanan pertanahan agar lebih adaptif, cepat, dan bersih saat pembinaan Kanwil BPN Kalteng.-Foto: IST-
SUMATERAEKSPRES.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan perlunya percepatan pembenahan internal agar pelayanan pertanahan mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.
Pesan itu ia sampaikan saat memberikan pengarahan kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Rabu (10/12/2025).
Dalam arahannya, Menteri Nusron mengingatkan bahwa dunia bergerak cepat dan sektor pertanahan harus mengikuti ritmenya.
Ia menekankan bahwa pelayanan yang lambat dan tidak adaptif tidak lagi memiliki tempat di era digital.
BACA JUGA:ATR/BPN Tegaskan Peran ASN sebagai Penggerak Transformasi Digital di HUT ke-54 KORPRI
“Kita bisa digulung disrupsi jika tidak berubah. Tidak ada ruang bagi pelayanan yang kaku dan tidak responsif,” tegasnya di Aula Kanwil BPN Kalteng.
Menteri ATR/BPN mengungkapkan bahwa perubahan perilaku masyarakat dan perkembangan teknologi menuntut instansinya untuk bergerak lebih cepat.
Dengan porsi pelayanan publik mencapai 75–80 persen, Kementerian ATR/BPN harus menjadi institusi yang modern, bersih, dan memenuhi ekspektasi masyarakat.
“Kalau masyarakat berubah cepat, teknologi berubah cepat, tetapi kita tetap bekerja dengan pola lama, maka kita akan tertinggal dan kehilangan kepercayaan publik,” ujarnya.
BACA JUGA:Menteri ATR/BPN Dorong Pembentukan UU Administrasi Pertanahan untuk Selesaikan Tumpang Tindih Lahan
BACA JUGA:Menteri Nusron Targetkan Realisasi Anggaran ATR/BPN Capai 98% di Akhir 2025
Dalam kunjungannya, Menteri Nusron turut didampingi Tenaga Ahli Menteri Bidang Komunikasi Publik, Rahmat Sahid.
Hingga 5 Desember 2025, total layanan pertanahan yang diberikan secara nasional mencapai 8.370.694 layanan, termasuk 76.289 layanan di Provinsi Kalteng.
