Menuju Layanan Air Modern, Oka Wiryadi Siapkan Program 100 Hari dan Visi 2030 Tirta Musi
Oka Wiryadi, ST, MM, CHRRP, CSES, calon Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang, hadir dengan visi besar membangun layanan air bersih 24 jam yang modern dan merata. Foto:Dudun/Sumateraekspres.id--
Fase pertama akan fokus pada audit cepat mencakup operasional, keuangan, SDM, hingga infrastruktur. “Di 30 hari pertama kami lakukan quick assessment dan konsolidasi pejabat struktural.
Kami bentuk tim akselerasi lintas bidang dan mulai petakan kebocoran jaringan serta backlog sambungan baru,” jelasnya.
Ia juga akan meluncurkan gerakan “Tirta Musi Berintegritas” untuk memperkuat budaya anti-gratifikasi dan integritas di lingkungan kerja.
2. Transformasi Pelayanan Publik Digital
Pada fase kedua, Tirta Musi akan memperkenalkan aplikasi Tirta Smart Service, menghadirkan call center 24 jam, serta memperbaiki sistem loket dan antrean.
“Masyarakat harus bisa merasakan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan,” tegasnya.
BACA JUGA:Garuda Muda Optimis Bisa Tumbangkan Zambia dan Brasil
3. Aksi Lapangan dan Penguatan Dampak Sosial
Di tahap terakhir, Oka menyiapkan langkah konkret berupa gerakan 10.000 sambungan baru, percepatan sanitasi, inspeksi fasilitas produksi, hingga program CSR “Air untuk Kehidupan”.
Visi 2030: Smart Water, Smart People, Smart Service
Dalam rencana jangka panjang, Oka memperkenalkan Visi Tirta Musi 2025–2030 bertajuk Smart Water, Smart People, Smart Service.
Fokus utamanya adalah memperluas cakupan layanan hingga 100 persen, menurunkan tingkat kebocoran di bawah 20 persen, serta meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi.
Teknologi modern seperti SCADA, GIS, hydraulic modeling, dan pemanfaatan energi terbarukan akan menjadi bagian inti dari strategi tersebut.
BACA JUGA:Berbagi Poin, Derby Sumsel Berakhir Imbang, Sumsel United vs Sriwijaya FC: 1-1
BACA JUGA:Sumeks Basket League 2025 Perebutkan Piala Gubernur Sumsel
Penguatan SDM dan Budaya Kinerja
Oka juga menyoroti pentingnya membangun sumber daya manusia unggul melalui penerapan HRIS, KPI digital, serta pembentukan Leadership Academy Tirta Musi.
“Pegawai harus berkembang dengan budaya kerja yang produktif, inovatif, dan berintegritas,” tutur alumnus Teknik Mesin Universitas Sriwijaya angkatan 1996 ini.
