Uji Coba One Way Simpang Golf Dikritisi Mantan Kadishub Palembang Ini Katanya
H Syaidina Ali - Foto: ist-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Uji coba pemberlakuan jalan satu arah (one way) dari Simpang Golf di Jl AKBP Cek Agus hingga ke Simpang Patal oleh Satlantas Polrestabes Palembang bersama Dishub Palembang menuai sorotan.
Uji coba yang baru berlangsung selama tiga hari tersebut akhirnya dihentikan pada Sabtu (4/10) setelah munculnya suara-suara penolakan termasuk dari jejaring media sosial (medsos).
Salah satunya sorotan tajam datang dari pengama transportasi Sumsel yang juga mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Palembang, H Syaidina Ali yang meminta Dishub Palembang agar dapat menjelaskan alasan teknis dan politis dari uji coba way tersebut kepada masyarakat.
"Tujuan dari one way itu apa kalau alasannya kemacetan di daerah tersebut hanya di waktu tertentu. Harus pakai data dan harus disosialisasikan terlebih dulu kepada masyarakat," pinta Syaidina, kemarin (5/10).
Menurutnya, penutupan satu ruas jalan tidak bisa serta merta dilakukan secara tiba-tiba karena itu terkoneksi antar satu ruas dengan ruas jalan yang lain, dibutuhkan data kajian lalu lintas yang lengkap dan komprehensif termasuk juga perhitungan Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) di ruas jalan yang ditutup dan ruas-ruas jalan penyangga.
BACA JUGA:Hari Pertama Uji Coba One Way Simpang Golf-Simpang Patal Terjadi Penumpukan di Beberapa Ruas Jalan
BACA JUGA: Satlantas Polrestabes Palembang Uji Coba One Way Simpang Golf, Ini Penjelasannya
Dia pun mengingatkan jika lalu lintas kendaraan di jalan raya itu bersifat dinamis tidak setiap saat ramai dan sebaliknya tidak setiap saat lengang dari arus kendaraan. Diapun mengkritisi sejak adanya kereta LRT yang saat ini telah menjadi salah satu alat transportasi umum utama di Kota Palembang belum pernah ada lagi grand design studi transportasi di Kota Palembang oleh instansi terkait.
"Grand design untuk penataan transportasi itu sangat dibutuhkan sebagai bagian yang tak bisa dipisahkan dari penataan perkotaan. Dibutuhkan sinergi dan peran serta dari seluruh stakeholder tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri dan hanya secara parsial," tegas Syaidina Ali yang pernah maju mencalonkan diri sebagai calon wakil wali kota (cawawako) berpasangan dengan calon wali kota (wawako) H Mularis Djahri pada Pilkada Kota Palembang tahun 2018 silam ini.
Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Palembang AKBP Finan Sukma Pradipta SH SIK MH menyebut hasil evaluasi dan pengamatan di lapangan, terjadi kemacetan di beberapa titik jalan, dampak penerapan one way tersebut.
Alasan utama dibatalkan one way ini, selain dampak signifikan terhadap arus kendaraan terutama titik macet di beberapa ruas jalan, banyaknya protes masyarakat dari masyarakat terkait penerapan one way tersebut.
BACA JUGA:Dishub Palembang Uji Coba One Way di Jl Karantina untuk Atasi Kemacetan Akses Bandara SMB II
BACA JUGA: Jangan Asal Gas! Ini 10 Kesalahan Fatal di Jalur One Way yang Harus Dihindari!
Untuk itu, sejak Sabtu-Senin ini, arus di Jl AKBP Cek Agus dinormalkan kembali serta tetap dilakukan evaluasi selain itu dari hasil diskusi dengan para akademisi dan hasil rapat dengan Dishub dari Provinsi Sumsel dan Dishub Palembang.
