Harga Emas Kembali Naik, Jadi Pemicu Inflasi, Ini Kata BPS
EMAS PERHIASAN: Warga Palembang saat melihat emas perhiasan di salah satu toko emas, harga emas perhiasan merangsek naik di kisaran Rp10.450.000 hingga Rp10.500.000 per suku sejak akhir pekan ini. -foto: evan/sumeks-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Emas perhiasan menjadi salah satu subsektor yang menyumbang angka inflasi di Sumsel. Setelah sempat tak mengalami kenaikan beberapa waktu belakangan, harga emas perhiasan kembali berkilau.
Dari pantauan koran ini Sabtu (23/8) harga emas perhiasan hari per suku mencapai Rp10.550.000 dari sebelumnya Rp10.450.000, seperti di Toko Emas Laris di kawasan Megaria Pasar 16 Ilir, dan E-Mi Gold di Pasar Plaju, Kota Palembang.
"Harga ini naik sejak seminggu terakhir, dari harga sebelumnya yang sempat stagnan di angka Rp10.450.000 per suku," ungkap Wenty, salah seorang pedagang emas di kawasan Pasar 16 Ilir, kemarin (24/8).
Menurut Wenty, harga emas perhiasan di toko cukup berbeda-beda meski tidak terlalu signifikan. Selain itu, perbedaan harga emas perhiasan juga dikarenakan kandungan atau campuran kadar emas, seperti 17, 22 dan 24 karat dalam per suku, harga juga dipengaruhi biaya produksi emas ataupun n potongan pajak.
Biasanya, harga emas khusus perhiasan yang variatif disebabkan karena tiap toko emas mematok biaya potongan upah jual kembali atau buy back. Sistem jual lagi tersebut rata-rata dipotong Rp400 ribu per suku.
BACA JUGA:Bantuan Beras Terjangkau untuk Warga Terdampak Inflasi, Polres Prabumulih Gelar GPM
BACA JUGA:Gerakan Pangan Murah Kendalikan Laju Inflasi, Polres Bekerja Sama dengan Bulog Lubuklinggau
Potongan yang diterapkan toko perhiasan dipengaruhi pembeli atau konsumen tidak membeli emas tersebut di tempat sama.
Lalu, faktor biaya produksi pun jadi pertimbangan patokan potongan upah jual kembali.
Terkait berkilaunya harga emas perhiasan ini, tak cuma penjual tapi juga pembeli yang kembali bergairah.
"Iya, naik dibandingkan sebelumnya ke sini mau lihat-lihat dulu emas perhiasan siapa tau ada yang disukai," beber Aline (35), salah seorang pembeli di Toko Emas Mulia Gold PTC Mall, kemarin (24/8).
Aline yang ditemani anak dan sang suami mengaku sengaja memilih emas perhiasan dibandingkan emas batangan untuk investasi.
BACA JUGA:Inflasi Sumsel Masih Aman, Harga Pangan Penyumbang Terbesar
BACA JUGA:Pasar Murah Digelar, OKU Timur Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Pangan
