Pelaku Seni Palembang Luncurkan Gerakan
LUNCURKAN: Peluncurkan Gerakan "Mampir ke Palembang" yang digagas sejumlah pelaku seni di acara gelaran akbar bertajuk SilatuRHYTHME yang digelar di Studio 12 Musik and Resto akhir pekan lalu.- Foto : ibnu holdun/sumeks-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Seniman Palembang punya cara tersendiri untuk lebih mengenalkan pariwisata yang ada di Kota Pempek. Mereka memrpomosikan gerakan "Mampir ke Palembang", tak hanya sekadar ajakan alofan ini sekaligus juga menyuarakan gerakan menjadikan seni sebagai jantung promosi pariwisata.
Peluncuran slogan "Mampir ke Palembang" ini berlangsung akhir pekan lalu di acara gelaran akbar bertajuk SilatuRHYTHME yang digelar di Studio 12 Musik & Resto.
SilatuRHYTHME bukan hanya panggung pertunjukan, melainkan sebuah ruang silaturahmi dalam irama. Acara ini memadukan musik pop daerah, seni puisi, pertunjukan musik modern, dan edukasi wisata.
Event ini juga menjadi pre-event dari “PraParade Bunyian” yang rencananya akan digelar di Lawang Borotan akhir Juli mendatang.
“Kami ingin buktikan bahwa promosi wisata tidak harus menunggu festival besar. Dari panggung kecil, karya-karya lokal, hingga unggahan media sosial, semuanya bisa menjadi cara untuk membuat orang tertarik mampir ke Palembang,” ujar Mpit selaku Ketua Komunitas Seni Kawan Lamo Galo.
BACA JUGA:Bimma dan Karindha Terpilih Jadi Bujang Gadis OKI 2025, Siap Promosikan Pariwisata Daerah
Panggung malam itu dihidupkan oleh penampilan seniman lintas generasi dan komunitas lintas genre, mulai dari Tanjack Kurtur, Pal 7 x Mamen, Hasan Gimbal, Ali Goik, hingga Duobelasesseions.
Tidak hanya itu, komunitas besar seperti DKP, DKSS, Gong Sriwijaya, IBF Chapter Palembang, Gencar, hingga ADO turut berkontribusi dalam membentuk atmosfer yang sarat kolaborasi dan kecintaan terhadap budaya lokal.
Ketua Dewan Kesenian Palembang, Muhammad Nasir, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para seniman atas digelarnya kegiatan ini.
“Hal ini memperlihatkan bahwa pelaku seni di Palembang bukan hanya kreatif, tapi juga visioner. Mereka membangun jembatan antara budaya, pariwisata, dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Palembang, Drs Kgs H Sulaiman Amin yang kembali menekankan semangat pentingnya sinergi antara pemerintah dan seniman.
BACA JUGA:Kembangkan Pariwisata, Tingkatkan Okupansi Hotel, Agustus MBCC Adakan Gelar dan Budaya
