Aktifkan Siskamling dan Ronda Malam
Wali Kota Palembang Ratu Dewa jenguk marbot korban begal dan minta polisi segera tangkap pelaku-foto: ist-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Setelah mendapat kabar seorang marbot masjid bernama Kholis yang menjadi korban begal di depan Masjid Al Ikhlas Jl Dwikora II, Wali Kota Palembang, Drs Ratu Dewa MSi menunjukan perhatiannya. Ia menjenguk korban yang terbaring lemas dan menjalani perawatan insentif di RS Mohammad Hoesin (RSMH) atas luka bacok di tangannya, kemarin (5/5).
Mantan Sekda Kota Palembang ini juga menyempatkan diri berbincang menanyakan kondisi korban yang sekaligus merupakan salah satu anggota nasyid tersebut. Orang nomor satu di jajaran Pemkot Palembang ini juga menyatakan siap mengawal dan meminta Kepolisian bisa mengungkap dan menangkap pelakunya segera.
"Kita minta pihak Kepolisian secepat mungkin mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya. Karena hal ini membawa preseden buruk atas situasi dan kondisi keamanan di Kota Palembang. Apalagi kejadian yang dialami Kholis tepat berada di depan masjid karena saat itu hendak beribadah," ungkapnya, kemarin.
Dirinya pun mendoakan supaya korban bisa segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa. Selain itu supaya kejadian ini tak terulang lagi di masa depan, patroli pihak Kepolisian dan stakeholder terkait harus terus ditingkatkan. Hal ini memastikan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat terutama bagi mereka yang beraktivitas di malam hari dan di waktu subuh.
BACA JUGA:Transaksi di Pos Ronda, Bandar Sabu Tulung Selapan Diringkus Polisi, Ini Barang Bukti yang Diamankan
BACA JUGA:Dibekuk di Pos Ronda, D Diamankan dengan 10 Bungkus Sabu dan 5 Butir Ekstasi oleh Polsek
"Jangan sampai ada korban lainnya, baik itu marbot masjid maupun masyarakat umum. Ini harus menjadi perhatian bersama. Kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait, baik jajaran kepolisian, TNI, maupun Satpol PP Kota Palembang. Masalah keamanan menjadi tanggung jawab kita bersama," ulas Ratu Dewa.
Dirinya juga akan meminta semua pihak termasuk Ketua RT dan RW di wilayah masing-masing berkoordinasi dengan pihak keamanan untuk menyikapi situasi dan kondisi keamanan yang ada. Hendaknya keberadaan ronda malam dan Siskamling bisa kembali diaktifkan terutama di daerah rawan dan yang tingkat kriminalitasnya tinggi.
"Bila mengetahui dan melihat aksi atau tindak kriminalitas di wilayahnya, segera melapor ke polisi atau pihak keamanan lain seperti TNI. Ini bisa segera ditangani dan diminimalisir. Saya harap, ke depan siskamling dan ronda malam diaktifkan lagi selain patroli oleh unsur TNI dan Polisi," pungkasnya.
