Selamatkan Sumber Daya Perairan
LEPAS BIBIT : Prosesi pelepasan (restocking) ribuan benih ikan patin dan lele di Sungai Musi.-FOTO: IST-
SUMSEL, SUMATERAEKSPRES.ID - Sebagai bentuk komitmen mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan, Kilang Pertamina Plaju turut bahu membahu bersama pemerintah menjaga ekosistem perairan.
Perusahaan menyadari keberlanjutan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, terutama dalam menghadapi praktik penurunan populasi ikan akibat praktik penangkapan yang tidak bertanggung jawab.
BACA JUGA:Pemerintah Muba Restocking Ikan untuk Jaga Ekosistem dan Ketahanan Pangan
BACA JUGA:Pertamina Enduro Sapu Bersih Dua Kemenangan di Palembang, Siap Hadapi Final Four Proliga 2025
Sebagai wujud nyata komitmen ini, Kilang Pertamina Plaju dan Dinas Perikanan Kabupaten Banyuasin bersama-sama aktif menyosialisasikan regulasi tentang larangan penangkapan ikan secara ilegal.
Selain itu, Dinas Perikanan menerbitkan SK No 72/KPTS/DISKAN/2024 tentang pelarangan penangkapan ikan secara ilegal menggunakan alat tangkap ikan tidak ramah lingkungan dan pelestarian ikan belida yang mengatur larangan penggunaan alat tangkap yang merusak ekosistem perairan, seperti setrum, racun, bahan peledak.
Untuk memastikan peraturan tersebut tersampaikan kepada masyarakat, Kilang Pertamina Plaju mendukung penyediaan plang sosialisasi larangan yang dipasang di beberapa titik di sepanjang Sungai Musi.
Kepala Dinas Perikanan Banyuasin, Dr Ir SeptiFitri MM menyoroti kondisi sumber daya ikan yang semakin memprihatinkan.
Ia mengajak seluruh pihak untuk sama-sama mendukung pelestarian ekosistem perairan di Banyuasin. “Kita harus saling mendukung agar ekosistem tetap lestari, jika hanya pihak tertentu saja yang peduli, maka upaya ini tidak akan berjalan maksimal.
Semua program yang berjalan itu pasti bisa terlaksana dengan baik jika kita bekerja sama,” ujarnya.
Ia menegaskan salah satu penyebab utama penurunan stok ikan adalah penangkapan ilegal menggunakan setrum dan racun, karena cara ini tak hanya membunuh ikan dewasa, tetapi juga merusak telur-telur ikan yang sedang berkembang.
Ia turut mengapresiasi partisipasi Kilang Pertamina Plaju dalam upaya mendukung berkembangnya sektor perikanan di Banyuasin.
Kilang Pertamina Plaju sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Palembang & Banyuasin turut menunjukkan kepedulian atas permasalahan ini.
Perusahaan pengolahan migas & petrokimia ini memiliki program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) Belida Musi Lestari.