Enam Botol Plastik Dihargai Thumbler
TUMBLER : PJ Wali Kota Palembang, DR Cheka Virgowansyah menunjukkan botol plastik yang bisa ditukar tumbler. FOTO: ADI/SUMEKS--
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Setelah sebelumnya melarang penggunaan kantong plastik di minimarket dan mall, Jumat (24/1) malam, PJ Walikota Palembang, DR Cheka Virgowansyah berinovasi lagi dengan mengenalkan program tukar enam botol plastik dengan tumbler atau lebih Satuko (sampah tukar tumbler dan kopi).
Inovasi ini berlangsung Sabtu (25/1) malam di sela-sela Mustika Musi di Plaza 7 Ulu Kampung Kapitan, Kelurahan 7 Ulu Kecamatan Seberang Ulu I.
BACA JUGA:Mustika Musi: Memeriahkan Palembang dengan Kesenian di Tepian Sungai Musi
BACA JUGA:150 Drone Semarakkan Malam Tahun Baru, Gelar juga Mustika Musi dan Zikir Akbar
"Sambil menyaksikan Mustika Musi, masyarakat bisa menukar enam botol plastik dengan tumbler dan kopi.
Suasana ini tentu membuat pengunjung lebih menikmati setiap acara yang ada," terang DR Cheka Virgowansyah, kemarin.
Diketahui Mustika Musi sendiri digelar setiap malam Minggu di seputar Benteng Kuto Besak (BKB) dan Plaza 7 Ulu.
Menurut Cheka, program ini bertujuan memperkecil serta mengurangi volume sampah plastik yang ada di Kota Palembang.
Kemudian meningkatkan kesadaran masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya.
Diharapkan lewat program ini, produksi dan volume sampah yang dihasilkan dapat semakin berkurang.
"Ini hanya permulaan. Kita harap nanti semua warga mengerti dengan kondisi Kota Palembang yang produksi sampahnya terutama sampah plastik sudah masuk kategori mengkhawatirkan.
Bila terus dibiarkan, bukannya mengurangi malah menambah sampah. Jadi lewat program Satuko, masyakarat tak perlu lagi membeli minuman menggunakan botol plastik namun bisa menggunakan tumbler tersebut. Akhirnya sampah plastik pun berkurang," jelasnya.
Dirinya mengajak dan mengimbau semua masyarakat Kota Palembang tidak lagi membuang sampah sembarangan, termasuk ke Sungai Musi yang sudah jadi icon Kota Palembang.
"Kalau semua sudah memakai tumbler saat membawa air minum, tentu akan berpengaruh signifikan dalam upaya mengurangi produksi dan volume sampah plastik," tegasnya.
