Arus Balik Nataru Padati Bandara SMB II Palembang
RAMAI: Suasana arus balik jelang akhir libur Nataru dan libur sekolah terlihat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang yang ramai, kemarin.-FOTO: KRIS/SUMEKS-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID -Arus balik jelang akhir libur Nataru dan libur sekolah terlihat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang.
Keramaian terpantau, Sabtu (3/1). Bahkan, kemarin dan hari ini (Minggu) diprediksi akan menjadi puncak arus balik.
BACA JUGA:Libur Nataru, 15.383 Kendaraan Lintasi Tol Terpeka
BACA JUGA:Libur Nataru, Kendaraan Masuk Sumsel Dominan
General Manager Bandara Internasional SMB II, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan periode angkutan Nataru 2025–2026 berjalan dengan lancar dan tanpa kendala yang berarti.
“Posko angkutan Nataru 2025–2026 berjalan baik, rencana akan ditutup pada Senin 5 Januari,” katanya.
Menurut dia, selama periode Nataru 2025–2026 Bandara Internasional SMB II Palembang memberikan pelayanan terbaik kepada para penumpang. Didukung prosedur Airport Management yang diperkuat infrastruktur IT modern.
Bagian dari Airport Management tersebut antara lain Airport Operation Control Center (AOCC), yang merupakan control room untuk mengetahui kondisi operasional secara real-time.
Lalu Management Operation based on Traffic (MOT), yakni sistem yang dapat memprediksi pergerakan atau kepadatan penumpang di terminal serta memberikan rekomendasi optimalisasi fasilitas dan kebutuhan SDM untuk memastikan pelayanan berjalan dengan baik.
“Selama periode Nataru, seluruh infrastruktur bandara, mulai dari infrastruktur sisi udara yakni runway, taxiway, apron, hingga sistem kelistrikan dan fasilitas drainase dipastikan dalam kondisi baik untuk melayani penerbangan,” bebernya.
Dari sisi pergerakan pesawat dan penumpang, terjadi peningkatan signifikan. Dari data yang tercatat, realisasi pergerakan pesawat take off and landing per hari di 2025 sebanyak 51 flight atau naik 21,4 persen dibanding 2024 yang rata-ratanya 41 flight. “Untuk recovery rate-nya masih 55,4 persen dibanding sebelum pandemi Covid-19,” jelas Syaugi.
Sedangkan untuk pergerakan penumpang per hari pada 2025, rata-rata tercatat sebanyak 6.449 orang atau naik 10,2 persen dibanding 2024 yang hanya 5.855 orang. “Namun jika dibanding sebelum pandemi Covid-19, masih belum pulih sepenuhnya. Recovery rate-nya di angka 71,4 persen,” beber dia.
Untuk total pergerakan pesawat selama periode Nataru 2025–2026 sejak 15–31 Desember 2025, tercatat ada 1.058 flight atau naik 10,1 persen dibanding 2024 yang hanya 961 flight. Sedangkan recovery rate-nya di angka 63,8 persen dibanding sebelum Covid-19.
