Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Paspor Elektronik 48 Halaman Makin Diminati

Guntur Sahat Hamonangan & Khairil Mirza-FOTO: IST-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID -Kemajuan teknologi dan digitalisasi berdampak pada meningkatnya permohonan paspor elektronik 48 halaman.

Masyarakat mulai meninggalkan paspor biasa dan beralih ke paspor elektronik. Perkembangan itu diungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Khairil Mirza. 

BACA JUGA:Permintaan Paspor Elektronik 48 Halaman Melonjak Tajam, Naik 132 Persen di Palembang

BACA JUGA:Pekan Raya Jajan Asia 2025 Hadir di Palembang, Nikmati Kulineran Keliling Asia Tanpa Paspor!

Menurutnya, sepanjang 2025, penerbitan paspor elektronik 48 halaman mengalami peningkatan 132 persen dibandingkan 2024.

“Ada pun untuk jumlah permohonan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang sepanjang 2025 ini mencapai 61.417 permohonan,” bebernya. 

Berdasarkan pemeriksaan keimigrasian di Bandara Internasional SMB II, perlintasan WNI dan warga negara asing (WNA) meningkat hampir 100 persen.

Sedangkan data dari TPI Laut di Pelabuhan Boombaru, kedatangan dan keberangkatan meningkat 20 persen dibandingkan 2024 lalu.

Mirza juga menjelaskan, untuk izin tinggal sepanjang 2025 mencapai 1.591 layanan.  Jumlah ini  mengalami peningkatan 48,14 persen dibandingkan 2024.

Adapun izin tinggal ini diberikan ke WNA dari Tiongkok, India, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan dan beberapa negara lainnya. 

Sedangkan untuk penindakan terhadap WNA, di 2025 ada enam orang yang dideportasi dan ditangkal masuk. Penindakan itu terkait pelanggaran izin tinggal, overstay dan pidana.

Mirza juga mengungkapkan capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) 2025 yang menunjukkan kinerja sangat optimal.

“Realisasi PNBP mencapai Rp51,07 miliar atau 280,84 persen dari target. Sementara untuk realisasi anggaran (DIPA) mencapai 98,63 persen,” jelas dia. Menurutnya, semua capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai inovasi layanan yang dihadirkan.

Seperti Layanan Keimigrasian On The Spot (LAKSO), Layanan Akhir Pekan (LAKSAN), Imigrasi Bagi Orang Sakit (SIBANGKIT), hingga sistem pelaporan keberadaan orang asing berbasis WhatsApp Gateway.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan