Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Solar Langka, Preman Jalanan Merajalela! Sopir Truk Sumsel Angkat Suara di Aksi Besar

Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengemudi Sumatera Selatan Bersatu (FKPSSB) kembali menyuarakan keresahan mereka melalui demonstrasi-Foto: Evan/sumateraekspres.id-

SUMATERAEKSPRES.ID — Ratusan sopir truk yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengemudi Sumatera Selatan Bersatu (FKPSSB) kembali menyuarakan keresahan mereka melalui aksi demonstrasi yang digelar pada Senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Para sopir datang dari berbagai kabupaten dan kota di Sumsel, berkumpul dengan spanduk dan poster yang menggambarkan keluhan mereka selama ini dalam menggerakkan roda distribusi barang.

Di tengah teriknya cuaca, para sopir bergantian berorasi, menyampaikan bahwa kebijakan pembatasan jam pengisian solar bersubsidi yang diterapkan Pemerintah Provinsi Sumsel dianggap tidak sejalan dengan kebutuhan operasional mereka.

Mereka menilai aturan tersebut justru menambah beban kerja lantaran banyak kendaraan harus menunggu hingga antrean mengular, bahkan menyebabkan keterlambatan distribusi barang ke berbagai daerah.

BACA JUGA:Honda BeAT Neo Retro 2025 Hadir dengan Warna Baru, Fitur Unggulan, dan Konsumsi BBM Super Irit

BACA JUGA:Antrean Solar Makan Korban, Dua Warga Sukarami Tewas Usai Hantam Truk Antre BBM

Para pengemudi juga mengungkapkan bahwa ketidakpastian ketersediaan solar di SPBU menjadi persoalan serius.

Mereka mendesak agar SPBU yang beroperasi 24 jam turut menyediakan solar bersubsidi tanpa batasan waktu.

Menurut para sopir, sering kali mereka terpaksa berhenti di tengah perjalanan karena kehabisan BBM, dan hal itu menambah risiko sekaligus biaya operasional yang semakin membengkak.

Tidak hanya soal solar, mereka juga menuntut tindakan tegas atas maraknya pungutan liar dan aksi premanisme di sejumlah titik jalan raya Sumatera Selatan.

BACA JUGA:Cari Solusi Antrean Panjang BBM di SPBU, Gubernur Herman Deru: Ini Sudah Menyentuh Kemanusiaan

BACA JUGA:Sempat Terdengar Ledakan Beberapa Kali,Truk Tangki BBM Terbakar, Sopir Menghilang

Para sopir mengatakan praktik pungli yang terjadi secara berulang telah menjadi tekanan tambahan bagi mereka, terutama ketika pendapatan tidak sebanding dengan pengeluaran di lapangan.

Ketua FKPSSB Sumatera Selatan, Mustofa, dalam orasinya turut menyoroti Perwali No. 26 Tahun 2019 mengenai pengaturan jam operasional truk angkutan barang di dalam dan luar Kota Palembang.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan