Deteksi Dini Kanker Payudara, Ini Waktu Tepat Lakukan SADARI
dr Benny Kusuma SpB SubspOnk (K) MARS--
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Periksa Payudara Sendiri atau dikenal dengan istilah SADARI menjadi bagian penting dalam upaya awal menemukan kanker payudara.
SADARI membantu menemukan perubahan pada payudara sejak dini, meningkatkan peluang kesembuhan jika ditemukan masalah.
Iklan Google/Link Sponsor
BACA JUGA:Cegah Kanker Payudara Sejak Dini: Sadari Lebih Penting daripada Takut Nyeri
BACA JUGA:Waspadai Kanker Payudara, Perlu Skrining, RSUD Siti Fatimah Berikan Layanan Skrining Gratis
Lalu, kapan waktu yang tepat bagi para wanita melakukan SADARI ini biar hasil yang didapat tidak keliru! dr Benny Kusuma SpB SubspOnk (K) MARS menjelaskan, Waktu melakukan SADARI pada wanita dibagi dalam 2 jenis, yaitu pada wanita pre-menopause (sebelum menopause) dan post-menopause (setelah menopause).
Pada yang post-menopause SADARI dilakukan setiap bulan pada tanggal yang sama, misal pada bulan Juni dilakukan tanggal 10, maka pada bulan berikutnya juga tanggal 10 atau pada tanggal yang sama setiap bulan, dan dilakukan sampai seumur hidup," jelasnya.
Sedangkan untuk wanita yang masih produktif atau pre-menopause SADARI dilakukan mengikuti siklus menstruasi setiap bulan, kapan? yaitu setelah satu minggu dari hari terakhir menstruasi.
"Pada fase ini payudara sudah kembali ke kondisi normalnya, sebab pada saat haid pada wanita fungsi/fisiologisnya payudara meningkat sehingga kalau dilakukan pemeriksaan ada kesalahan menemukan benjolan.
BACA JUGA:Waspadai Kanker Kolon, Silent Killer yang Sering Tak Disadari: Pentingnya Deteksi Dini
BACA JUGA:Deteksi Dini Kanker Serviks, Infeksi HPV Menyebar dari Kontak Seksual
Sama seperti pada wanita post-menopouse, SADARI pada wanita pre-menopause juga dilakukan seumur hidup," paparnya.
Tujuan SADARI merupakan deteksi dini, ketika ditemukan benjolan, maka langkah selanjutnya segera bawa ke tenaga medis untuk dilakukan pemeriksaan, dan tindakan lebih lanjut. (tin/lia)
