Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Pahami Dasar Penyakit-Rantai Penularan, Sehat Tanpa Infeksi

ETIKA BATUK: Batuk menjadi salah satu media penularan penyakit infeksi. Karena itu, seyogianya penderita dapat menerapkan etika batuk dengan menutupi mulut dengan lengan atau masker.-foto: ist-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Penyakit infeksi masih menjadi permasalahan penting di negara berkembang seperti Indonesia. Untuk mewujudkan sehat tanpa infeksi perlu memahami dasar penyakit ini hingga rantai penularannya agar dapat dilakukan tindakan yang efektif.

Ketua Komite Pencegahan & Pengendalian Infeksi RSUP Dr Mohammad Hoesin, dr Harun Hudari SpPD K-PTI FINASIM menyampaikan untuk dapat mencegah agar tidak terkena infeksi, hal pertama yang mesti diketahui yaitu memahami dasar-dasar penyakit infeksi, terutama rantai penularan sehingga bisa melakukan intervensi untuk tindakan pencegahan.


Iklan Google/Link Sponsor

"Penyakit infeksi merupakan suatu keadaan terinfeksi yang sudah menyebabkan penyakit dan sudah disertai gejalah klinis," sampainya. Perlu dipahami bahwa rantai infeksi meliputi 3 hal utama, yaitu kuman penyebab (agen), pejamu/inang, dan lingkungan. Segitiga infeksi ini menurut asalnya bisa dari komunitas atau dari RS. 

"Rantai infeksi terdiri dari microorganism, reservoir (tempat dimana agen infeksi dapat hidup, tumbuh, dan berkembang serta siap ditularkan kepada orang), Port of exit, mean of tranmission (kontak langsung/tidak langsung, droplet, airbone, makanan, air, darah hingga serangga dan hewan penggerat), port of entry, dan susceptible host," jelasnya.

BACA JUGA:Deteksi Dini Kanker Serviks, Infeksi HPV Menyebar dari Kontak Seksual

BACA JUGA:Penyebab dan Risiko Infeksi Saluran Kemih (ISK), Waspadai Gejala dan Cara Mengobatinya

Upaya pencegahan infeksi yang dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan tangan, bersihkan menggunakan sabun/antiseptik di bawah air menggalir atau dengan handrub berbasis alkohol. "Tujuan mencuci tangan untuk menghilangkan kotoran dari kulit secara mekanis dan mengurangi jumlah mikroorganisme sementara," ulasnya. 

Meminimalisir penularan juga dapat dilakukan dengan menerapkan etika batuk (dengan menutupi dengan lengan ataupun masker), meningkatkan ventilasi, hingga untuk sekolah atau tempat fasilitas umum harus dilengkapi dengan jamban/wc yang memadai.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan