Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Jangan Remehkan Sakit Kepala, Ini Dampak Fisik hingga Psikis yang Bisa Timbul

Sakit kepala bukan cuma keluhan sepele bisa ganggu fisik, hancurkan mental, bahkan turunkan kualitas hidup. Jangan abaikan, segera periksa jika berkepanjangan. Foto:Erlina/Sumateraekspres.id--

SUMATERAEKSPRES.ID – Mengeluh sakit kepala seolah telah menjadi bagian dari keseharian banyak orang. 

Tanpa sadar, rasa nyeri di kepala kerap dianggap sepele, entah karena terlalu lama menatap layar ponsel, membaca berlebihan, atau cuaca ekstrem yang tak menentu. Bahkan, dalam candaan, melihat seseorang yang terlalu menarik pun dikaitkan dengan timbulnya sakit kepala.

Namun di balik keluhan sederhana itu, terdapat risiko besar yang dapat berdampak secara fisik maupun mental, terlebih bila sakit kepala berlangsung terus-menerus tanpa penanganan yang tepat.

BACA JUGA:Lonjakan Arus Kendaraan Warnai Libur dan Cuti Bersama Waisak 2025 di Jalan Tol Trans Sumatera

BACA JUGA:Heboh! Calon Pengantin Dibacok OTK, Diduga Dendam

Dampak Fisik Sakit Kepala

Menurut para ahli kesehatan, sakit kepala dapat memicu berbagai keluhan fisik, seperti:

1.    Kelelahan ekstrem hingga menurunnya kemampuan menjalankan aktivitas harian.

2.    Gangguan pencernaan, termasuk rasa mual dan muntah.

3.    Gangguan keseimbangan tubuh, seperti limbung atau kurang koordinasi.

4.    Kesulitan tidur atau bahkan insomnia, yang memperparah kondisi tubuh secara umum.

BACA JUGA:Balapan Liar Tutup Jalintim, Tiga Motor Diamankan Polsek Lempuing Jaya: Dua Gunakan Knalpot Brong

BACA JUGA:Nokia Bangkit! Smartphone X400 Tampil Elegan dan Bertenaga, Siap Saingi iPhone dan Samsung

Dampak Mental yang Tak Kalah Serius

Tak hanya tubuh yang terdampak, sakit kepala juga dapat memicu beban psikologis:

1.    Stres dan kecemasan berlebihan menjadi hal umum yang menyertai nyeri kepala.

2.    Risiko depresi meningkat jika nyeri berlangsung dalam jangka panjang.

3.    Penurunan fokus dan konsentrasi, yang bisa berdampak pada produktivitas.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan