Deteksi Kesehatan sejak Dini, Pegawai Lapas Kayuagung Ikut Cek Darah Multi Parameter
CEK: Lembaga Permasyarakatan Kelas IIB Kayuagung melakukan pemeriksaan kesehatan cek darah multi parameter, kemarin (8/4). Pemeriksaan meliputi cek gula darah, asam urat dan koleterol.(nisa)--
KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan pegawai, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kayuagung melakukan pemeriksaan kesehatan cek darah multi parameter, kemarin (8/4).
Kalapas Kelas IIB Kayuagung, Chandra Syahputra Tarigan mengungkapkan, kegiatan ini sengaja dilakukan untuk mendeteksi kesehatan para pegawai sejak dini.
Mulai dari gula atau glukosa darah, kolesterol total dan asam urat. "Kalau sudah terdeteksi maka bisa cepat diatasi," terangnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari preventif dalam menjaga kebugaran serta menunjang kinerja pegawai dalam menjalankan tugas sehari-hari.
BACA JUGA:Jaga Kadar Gula Darah, Dokter RSMH: Diabetes Bisa Dicegah dari Komplikasi
BACA JUGA:Jangan Lengah, Ini Gejala Demam Berdarah
Cek gula darah bertujuan untuk mengukur kadar glukosa dalam darah, yang penting untuk mendeteksi dini diabetes, menghubungkan efektivitas pengobatan diabetes, serta mengatur pola makan dan aktivitas fisik.
Pemeriksaan ini membantu mencegah komplikasi serius seperti kerusakan saraf, penyakit jantung, ginjal, dan kebutaan.
Sedangkan cek kolesterol bertujuan untuk mengukur kadar lemak (lipid) dalam darah—yaitu LDL (kolesterol jahat), HDL (kolesterol baik), dan trigliserida—guna menilai risiko penyakit jantung, stroke, dan menghalangi pembuluh darah (aterosklerosis).
Tes ini penting karena kolesterol tinggi sering kali tidak menimbulkan gejala.
BACA JUGA:Manfaat Luar Biasa Donor Darah bagi Tubuh dan Mental
BACA JUGA:10 Gejala Gula Darah Tinggi yang Perlu Diwaspadai Menurut Praktisi Kesehatan
Sementara cek asam urat bertujuan untuk mengukur kadar asam urat dalam darah atau urin, yang berfungsi mendiagnosis penyakit asam urat, membandingkan efektivitas pengobatan, serta mengidentifikasi penyebab masalah kesehatan seperti batu ginjal atau nyeri sendi kronis.
Tes ini membantu mencegah komplikasi serius akibat hiperurisemia (asam urat tinggi).
