Yuk Deteksi Dini Kanker Payudara via SADARI dan SADANIS
PERIKSA: SADARI dan SADANIS untuk memeriksa kondisi payudara. (net)--
SUMATERAEKSPRES.ID - Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang paling banyak terjadi pada perempuan selain kanker leher rahim.
Kanker payudara adalah kanker yang berasal dari kelenjar, saluran, dan jaringan penunjangnya, tidak termasuk kulit payudara.
Iklan Google/Link Sponsor
Hal ini terjadi karena adanya pembelahan dan pertumbuhan sel di dalam payudara yang tidak terkendali.
Melansir kemenkes.go.id, ada beberapa hal yang dapat memicu munculnya kanker payudara, di antaranya perokok aktif maupun pasif, haid pertama pada usia kurang dari 12 tahun, tidak pernah menyusui anak, melahirkan anak pertama setelah umur 35 tahun, pola makan yang buruk, riwayat penyakit kanker pada anggota keluarga, kebanyakan, pasien kanker datang berobat saat berada pada stadium lanjut.
BACA JUGA: Ladies, Yuk Kenali dan Cegah Kanker Payudara
BACA JUGA:Deteksi Dini adalah Kunci Cegah Kematian akibat Kanker Payudara dan Serviks
Untuk menemukan kanker payudara pada stadium yang lebih dini, penting bagi kita semua untuk mengajak masyarakat selalu waspada dan melakukan deteksi dini kanker payudara dengan dua hal, yaitu Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) dan Pemeriksaan Payudara secara Klinis (SADANIS) yang dilakukan oleh tenaga kesehatan
Dengan menghindari potensi munculnya kanker payudara dan melakukan deteksi dini, diharapkan penderita dapat segera menemukan kanker pada stadium yang lebih awal.
Tujuannya agar dapat meningkatkan peluang kesembuhan hingga 80–90%.
BACA JUGA:Perempuan Wajib Tahu, Strategi Deteksi Dini Kanker Payudara Menurut Dokter
BACA JUGA:Satkaara & Siloam Ajak 50 Ribu Perempuan Periksa Kanker Payudara
Jika seorang wanita menemukan kelainan pada saat melakukan SADARI, ia dapat memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan SADANIS.
Kanker dapat dicegah dengan deteksi dini. Perlu adanya kesadaran kaum hawa untuk melakukan deteksi dini secara teratur.
Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan jangan menunda untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat.
