Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Serangan Jantung: Semakin Berat, Semakin Tinggi Risiko Kematian Mendadak

Dr. dr. Erwin Sukandi, Sp.PD. KKV. FINASIM-FOTO: IST-

PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Dokter spesialis penyakit dalam, Dr. dr. Erwin Sukandi, Sp.PD. KKV. FINASIM, kasus kematian mendadak di usia muda sekitar 88 persen diakibatkan oleh serangan jantung.

" Nah di antara penyebab Jantung ini 60 persen itu karena penyakit Jantung koroner atau serangan Jantung,"ujarnya kepada Sumatera Ekspres


Iklan Google/Link Sponsor

BACA JUGA:Waspada Kolesterol Tinggi, Cek Sejak Dini Cegah Serangan Jantung Usia Muda

BACA JUGA:Sosialisasi dan Edukasi Kesehatan Jantung, Sekjen Kementerian ATR/BPN Ajak ASN Terapkan Pola Hidup Sehat

Lebih jauh  ia menjelaskan, Jantung bekerja karena ada suplai oksigen, suplai makanan dari pembuluh darah yang dikenal dengan pembuluh darah koroner.

"Jadi yang memberi Jantung makanan itu namanya pembulu darah koroner,"jelasnya seraya menyebutkan, pembuluh darah koroner ada dua kiri dan kanan (RCA), yang kiri ada dua cabang yakni kiri (LAD) depan dan kiri belakang LCX).

Lalu apa itu penyakit Jantung koroner?katanya, penyakit Jantung koroner itu terjadi apabila ada gangguan aliran di pembuluh darah suplai yang berfungsi memberikan oksigen ke Jantung. "Ada gangguan di pembuluh darah koroner,"jelasnya lagi 

Biasanya, kata dia,  gangguan pembuluh darah koroner ini disebabkan oleh yang disebut dengan plak aterosklerosis.

"Plak ini disebabkan oleh penimbunan kolesterol dalam waktu yang jangka panjang bisa dari usia dekade pertama usia 10 tahun. Kemudian biasanya manifest untuk laki-laki di atas 40 tahun, sementara perempuan biasanya di atas 50 tahun manifestnya itu berarti dia bergejala,"ulasnya 

Penimbunan kolesterol tadi lanjut dia, menyebabkan penyempitan pembuluh darah koroner."Kemudian bergejala nyeri dada,"katanya lagi. 

Kemudian dijelaskan, apa yang disebut dengan serangan Jantung." Serangan Jantung itu terjadinya sumbatan tiba-tiba pada salah satu pembuluh darah, biasanya salah satu kadang juga dua sekaligus tapi jarang itu,"jelasnya 

Menurut dokter spesialis jantung penyakit dalam ini, terjadinya sumbatan secara tiba-tiba terhadap pembuluh darah karena plak aterosklerosis yang merupakan bentukan struktur yang menyumbat pembuluh darah yaitu timbunan lemak itu pecah.

''Pecah itu biasanya penyebabnya bisa karena olahraga, olahraga yang berat atau aktivitas lain, aktivitas yang berat apakah itu olahraga atau pekerjaan lain,"katanya. 

Kemudian pecahnya timbunan lemak bisa dipicu oleh stress atau emosi maka plak akan pecah." Nah pecahnya plak tadi akan mengundang terjadinya pembekuan darah setempat,"katanya lagi. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan