Bitcoin Tembus Rp1,8 Miliar, Ethereum Bertahan di Rp65 Juta: Dinamika Pasar Kripto Hari Ini
Bitcoin Tembus Rp1,8 Miliar, Ethereum Bertahan di Rp65 Juta: Dinamika Pasar Kripto Hari Ini-Foto: IST-
SUMATERAEKSPRES.ID – Rabu, 5 November 2025. Dunia aset digital kembali berdenyut kencang. Dua raksasa kripto, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), mencatat pergerakan harga yang menunjukkan pasar masih jauh dari kata tenang.
Dalam sehari, nilai keduanya mengalami tekanan meski para analis masih melihat potensi jangka menengah yang menarik.
Bitcoin Bertahan di Atas Rp1,8 Miliar
Berdasarkan data pasar terbaru, harga Bitcoin kini berada di kisaran US$106.747 per BTC. Jika dikonversi dengan kurs Rp17.000 per dolar AS, maka nilainya mencapai sekitar Rp1,81 miliar per unit.
BACA JUGA:Perbandingan Return Historis Emas dan Bitcoin: Keuntungan Tinggi vs. Stabilitas Nilai
BACA JUGA:Emas vs Kripto: Menimbang Investasi antara Stabilitas dan Potensi Pertumbuhan
Pergerakan harga ini mencerminkan fluktuasi alami di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Pola teknikal “head and shoulders” yang terbentuk di grafik harian Bitcoin menjadi tanda bahwa pasar mungkin tengah bersiap menghadapi fase koreksi baru.
Selain faktor teknikal, penguatan dolar AS dan penarikan dana dari produk investasi kripto juga memperberat tekanan terhadap harga Bitcoin.
Namun, di sisi lain, minat institusional terhadap aset digital masih menjadi alasan sebagian analis tetap optimistis terhadap arah jangka menengah.
BACA JUGA:Tren Harga Emas Hari Ini, Rabu 5 November 2025: Lesu Meski Ada Peluang Penguatan Moderat
BACA JUGA:Yamaha Gear 125: Si Matic Multiguna, Kecil, Lincah, dan Kaya Fitur
Ethereum di Kisaran Rp65 Juta
Sementara itu, Ethereum bergerak di sekitar US$3.623 per ETH, yang setara dengan Rp62–65 juta dalam rupiah.
Aset digital nomor dua terbesar di dunia ini mengikuti pola pasar yang serupa dengan Bitcoin—bergerak turun seiring meningkatnya kekhawatiran global mengenai inflasi, suku bunga, dan arah kebijakan regulator terhadap aset kripto.
Sebagai platform utama untuk proyek smart contract dan DeFi (decentralized finance), Ethereum juga rentan terhadap sentimen negatif yang muncul dari perkembangan dunia altcoin. Ketika proyek DeFi melambat, efek domino biasanya langsung terasa pada ETH.
