Diskusi tentang Tentang Tantangan Karir Alumni Perguruan Tinggi Ke Depan.
Focus Group Discussion di Kopi 7 Kambang Iwak Palembang bahas Tantangan Karier Alumni Perguruan Tinggi di era Society 5.0. Bersama Hafiz Kasman (COO Kinobi Indonesia) dan perwakilan kampus LLDikti Wilayah II. Foto:Wira/Sumateraekspres.id--
SUMATERAEKSPRES.ID – Bertempat di Kopi 7 Kambang Iwak, Palembang, sebuah Focus Group Discussion (FGD) digelar dengan tema “Tantangan Karier Alumni Perguruan Tinggi ke Depan”.
Acara ini menjadi wadah pertukaran gagasan dalam menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah, terutama dalam rangka menyambut Indonesia Emas 2045 dan era Society 5.0.
Diskusi ini menghadirkan Hafiz Kasman, Chief Operation Officer dari Kinobi Indonesia, sebagai narasumber utama.
Ia memaparkan tantangan sekaligus strategi bagi perguruan tinggi untuk membantu mahasiswanya mempersiapkan diri sejak dini agar mampu bersaing di pasar kerja global yang makin kompetitif dan berbasis digital.
BACA JUGA:Pengendara Yamaha Vixion Tewas Usai Tabrak Truk Fuso Mogok di Sukarami Palembang
BACA JUGA:Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tegaskan Peran Pendidikan Karakter di Milad TK Aisyiyah ke-106
Tujuan utama kegiatan ini tak hanya untuk mendorong pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi pada poin 1 dan 2, tetapi juga untuk membedah fenomena dunia kerja terkini.
Strategi pengembangan karier mahasiswa dan alumni yang disesuaikan dengan minat, bakat, dan kebutuhan industri menjadi sorotan penting dalam diskusi.
FGD ini turut dihadiri oleh perwakilan berbagai perguruan tinggi dari wilayah LLDikti Wilayah II, termasuk Universitas Sriwijaya, Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Multi Data Palembang, Universitas Bina Darma, Universitas Katolik Musi Charitas, Politeknik Akamigas Palembang, Universitas Indo Global Mandiri, Universitas Muhammadiyah Kotabumi, Universitas Bina Insan, Universitas Sumatera Selatan, hingga Universitas Dehasen Bengkulu.
BACA JUGA:Toyota Kijang Super 2025: Nostalgia yang Bangkit dengan Teknologi Masa Depan
Para peserta sepakat bahwa tantangan utama yang dihadapi alumni saat ini adalah ketidaksesuaian antara kurikulum akademik dengan kebutuhan keterampilan dunia industri yang terus berevolusi.
Untuk itu, sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku industri dinilai mutlak diperlukan.
Diskusi ini juga menghasilkan kesepakatan agenda lanjutan berupa Carnaval UVCE 2025 (Universities Virtual Career Expo).
