Fenomena Kesurupan: Mengapa Manusia Bisa Terkena Gangguan Makhluk Ghaib?
Kesurupan atau kemasukkan makhluk ghaib adalah fenomena yang sering mengundang perhatian.-Foto: META-
SUMATERAEKSPRES.ID – Kesurupan atau kemasukkan makhluk ghaib adalah fenomena yang sering mengundang perhatian.
Peristiwa ini terjadi ketika seseorang kehilangan kendali atas dirinya, seolah-olah tubuhnya dikuasai oleh entitas tak tampak.
Meskipun sering dianggap sebagai peristiwa mistis, penjelasan tentang kesurupan memiliki beragam sudut pandang, baik dari aspek spiritual, psikologis, maupun medis.
Dalam konteks spiritual, kesurupan sering dihubungkan dengan interaksi antara manusia dan makhluk ghaib seperti jin, arwah, atau energi negatif lainnya.
BACA JUGA:Waspada Hujan Petir di 8 Kecamatan Palembang, Kelembaban Udara Tinggi Hari Ini
BACA JUGA:Kecelakaan Mobil Tabrak Kereta di Baturaja, Pengemudi Belajar Mengemudi
Kepercayaan ini berkembang di berbagai budaya yang memandang dunia supranatural sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Menurut pandangan ini, ketidakseimbangan energi dalam tubuh atau lemahnya perlindungan spiritual dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap gangguan makhluk ghaib.
Ustaz Abdul Hakim, seorang ahli ruqyah asal Palembang, menjelaskan bahwa kesurupan kerap terjadi di tempat-tempat yang dianggap angker atau penuh energi negatif.
Ia menyatakan, "Makhluk ghaib biasanya memanfaatkan kelemahan manusia yang sedang tertekan atau kurang menjaga fokus spiritual. Hal ini bisa dicegah dengan menjaga keimanan, rutin berdoa, dan menjauh dari perilaku yang dapat mengundang gangguan ghaib."
BACA JUGA:Arini Putri, Remaja Korban Luka Bakar, Dirawat di RS DKT Baturaja
BACA JUGA:Rupiah Menguat, Aliran Modal Asing Terus Menekan: Apa yang Terjadi di Pasar Keuangan Indonesia?
Namun, tidak semua orang setuju dengan penjelasan spiritual ini. Dari sisi psikologi, fenomena kesurupan sering kali dikaitkan dengan gangguan mental atau emosional.
Dr. Rina Maharani, seorang psikolog klinis, menyatakan bahwa kesurupan bisa menjadi manifestasi dari stres atau trauma yang tidak terkelola dengan baik.
