LRT Palembang Makin Terhubung, Dua Koridor Feeder Baru Diusulkan Jangkau Kertapati hingga Alang-Alang Lebar
Pengembangan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah menuju kota modern yang mengedepankan konektivitas, efisiensi perjalanan, serta transportasi publik yang berkelanjutan. Foto:Ist--
SUMATERAEKSPRES.ID – Upaya memperkuat transportasi publik di Kota Palembang terus digencarkan.
Pemerintah Kota Palembang kini mengusulkan penambahan dua koridor feeder baru yang akan memperluas jangkauan layanan menuju sejumlah kawasan strategis, mulai dari Kertapati, Plaju hingga Alang-Alang Lebar.
Langkah ini dinilai sebagai strategi penting untuk memperkuat konektivitas transportasi massal sekaligus memudahkan masyarakat menjangkau stasiun LRT dari kawasan permukiman.
Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.
Ia menjelaskan bahwa proposal pengembangan jaringan feeder tersebut telah diajukan kepada pemerintah pusat dan kini masih menunggu persetujuan dari Kementerian Perhubungan.
BACA JUGA:Residivis Kambuhan Tak Jera, Berulang Kali Dipenjara, Kini Tertangkap Lagi
BACA JUGA:Pensiunan Guru Tewas Terlindas Truk
Menurutnya, penguatan sistem feeder menjadi bagian dari rencana besar untuk membangun sistem transportasi publik yang saling terintegrasi di Kota Palembang.
Feeder LRT Diharapkan Menjangkau Permukiman Warga
Selama ini, LRT Palembang telah menjadi simbol transportasi modern sekaligus tulang punggung mobilitas perkotaan.
Namun, masih terdapat tantangan yang dirasakan sebagian warga, terutama terkait jarak antara kawasan permukiman dengan stasiun LRT.
Keterbatasan akses tersebut membuat sebagian masyarakat masih memilih menggunakan kendaraan pribadi.
Melalui penambahan koridor feeder, pemerintah berharap jarak tersebut dapat dijembatani dengan lebih efektif.
Jika rencana ini terealisasi, masyarakat di sejumlah wilayah seperti Kertapati, Plaju, dan Alang-Alang Lebar akan memiliki akses transportasi publik yang lebih mudah menuju jalur utama LRT.
BACA JUGA:Kejar Pemilik Stockpile dan Pemberi Perintah Angkut
