Takdir Allah Membuka Gerbang Surga Abah Haji
Haji Halim, nama yang tidak asing ditelinga masyarakat Sumatera Selatan. "Salah satu sosok paling berpengaruh di Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang. -Foto: IST-
SUMATERAEKSPRES.ID - Haji Halim, nama yang tidak asing ditelinga masyarakat Sumatera Selatan. "Salah satu sosok paling berpengaruh di Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang. Beliau dikenal sebagai pengusaha sukses sekaligus tokoh masyarakat yang sangat dermawan." Paling tidak itu adalah jawaban AI saat nama Haji Halim di tuliskan.
Ya, bagi kita yang sering atau pernah berinteraksi dengan sosok Haji Halim semasa hidup tentu akan mengetahui bahwa sosok tersebut adalah Abul Yatama, Abul Masakin.
Iklan Google/Link Sponsor
Sang Orang Tua bagi anak anak yatim, Penyantun bagi orang orang Miskin. Lebih dari itu memang Abah Haji dikenal dengan cara bisnis yang khas, BUKAN menyisihkan, melainkan memang mengalokasikan harga penjualan karet maupun sawitnya untuk khidmat Ummat Rasulullah.
Singkatnya, dengan nama besar dan gurita bisnisnya, sifat Sosial dan Kedermawanannya menjadikan nama Haji Halim sebagai tokoh yang paling dihormati di Bumi Sumatera Selatan, tak heran bila semua Insan Politik, mulai dari Calon Presiden hingga Calon Bupati Walikota, serta para pejabat selalu menjadikan Kediaman Haji Halim tempat yang harus di sowani, Magnet kharismatik Haji Halim memang tak dapat diabaikan.
BACA JUGA:Kajati Sumsel : Kasus H Halim Gugur Demi Hukum Namun Tetap Upayakan Pemulihan Kerugian Negara
Selama ini, semua urusan Haji Halim lancar, beres dan sukses.
Sampai masanya, Sumatera Selatan Geger. Nama besar yang selama ini dikenal dengan ikon kedermawanan di timpa kabar tak sedap.
Namanya tergeret kasus korupsi yang dalam berita perbuatannya merugikan negara. Bertubi tubi pula datang ujian, bahkan sampai harus ditahan di rutan Pakjo, dengan kondisi yang memilukan, tubuh tua yang bersambung dengan alat alat medis tak berkesudahan, oksigen yang selalu terpasang dan obat yang sudah menjadi makanan.
Namun dengan kondisi seperti ini, harus menghadapi jadwal persidangan.
BACA JUGA:Menanti Ketetapan JPU, PN Palembang Tegaskan Perkara Tipikor H. Halim Gugur Demi Hukum
BACA JUGA:Dirut Bank Mandiri Kenang Almarhum H Halim Sebagai Pengusaha Sukses yang Tak Lupa Umat
Fakta hidup haji halim mengajarkan kepada kita : ada masanya semua yang dulu pernah ditolong dan dibantu, harusnya hadir dan dapat dijadikan tempat berlindung dan mengadu namun sampai masanya semua itu hilang tak tampak bayang, pergi entah dimana bisa dihubungi.
Namun dari situ kita melihat, seakan Allah ingin berkata kepada Haji Halim, hamba: selama ini engkau mungkin merasa besar karena ada tempat bersandar, merasa aman karena banyak yang hadir menolong tapi Aku ingin hatimu bersih, Aku ingin didalam hatimu hanya ada Aku. Aku tempat bersandar, Aku tempat bergantung, Aku yang Memiliki semua, Langit, Bumi, Laut bahkan jiwamu pun dalam genggaman-Ku.
