Delta Pulo Mas Siap Panen Labu Siam, Jadi Wisata Baru
Labu Siam Delta Pulo Mas Siap Panen, Jadi Magnet Baru Wisata Pertanian-FOTO: IST-
Empat Lawang, SUMATERAEKSPRES.ID – Kemeriahan akbar Pekan Daerah (Peda) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) ke-16 di Empat Lawang telah usai.
Namun, warisan hijaunya, terutama taman labu siam di Delta Pulo Mas, ternyata tidak ikut meredup.
Iklan Google/Link Sponsor
BACA JUGA:Labu Air Raksasa di Delta Pulo Mas Jadi Daya Tarik Peda KTNA ke-16 Sumsel
BACA JUGA:Kebun Labu Siam dan Pare Tumbuh Subur, Sambut PEDA KTNA 2025
Alih-alih terbengkalai, kawasan demplot pertanian ini justru dirawat dengan intensif dan kini bersiap menyambut masa panen raya, menjadikannya daya tarik wisata masyarakat yang baru.
Perawatan taman labu siam ini menjadi bukti komitmen Pemkab Empat Lawang untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian pasca-acara nasional.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Empat Lawang, Hendra Lezi, memastikan bahwa Delta Pulo Mas akan terus dirawat dan dijaga.
"Delta Pulo Mas tetap dirawat dan dijaga. Ini menjadi daya tarik masyarakat," ujar Hendra Lezi.
Menurutnya, tanaman labu siam yang telah tumbuh subur dan menjadi ikon saat Peda KTNA berlangsung, sebentar lagi akan memasuki masa panen.
Kesiapan panen ini menunjukkan keberhasilan upaya budidaya dan potensi Delta Pulo Mas sebagai pusat percontohan pertanian modern.
Kawasan hijau yang sebelumnya disulap menjadi kebun sayur subur untuk menyambut ribuan peserta Peda KTNA ini, kini bertransformasi menjadi spot rekreasi edukatif.
Masyarakat dapat melihat langsung proses pertumbuhan dan panen labu siam yang memiliki bentuk unik dan manfaat kesehatan melimpah.
Labu siam (Sechium edule) tidak hanya menjadi pemandangan yang menyegarkan mata, tetapi juga merupakan komoditas pangan yang sangat berharga.
Dikenal sebagai sayuran serbaguna dalam masakan Indonesia, buah berbentuk pir dengan kulit hijau muda ini menyimpan segudang manfaat kesehatan.
