Polsek Pemulutan Tanam Jagung 2 Hektar di Desa Ibul Besar I, Ogan Ilir
TANAM JAGUNG: Penanaman jagung untuk mendukung ketahanan pangan dilakukan di Desa Ibul Besar I Kecamatan Pemulutan, Ogan Ilir.-FOTO: ANDIKA/SUMEKS-
INDRALAYA, SUMATERAEKSPRES.ID – Penanaman jagung kembali dilakukan di wilayah Ogan Ilir. Kali ini dilakukan Polsek Pemulutan bersama unsur terkait. Penanaman jagung dilakukan di Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.
Kegiatan ini dihadiri Kasi PMD Kecamatan Pemulutan Hasbulah, Kanit Binmas Polsek Pemulutan Aiptu Sigit Prastowo SH, staf Pertanian Kecamatan Pemulutan, Kepala Desa Ibul Besar I Nazori beserta perangkat desa, Bhabinkamtibmas Polsek Pemulutan Aipda Dian Aroma, Babinsa Koramil Pemulutan Sertu Adriadi, Pendamping Desa, serta Kelompok Tani BUMDes Karya Bersama.
BACA JUGA:Tanam Jagung Gunakan Sistem Tugal
BACA JUGA:Desa Kasih Raja Ogan Ilir Tanam Jagung Hibrida untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Kepala Desa Ibul Besar I, Nazori mengatakan penanaman jagung ini dilakukan BUMDes Karya Bersama. "Lahan jagung yang kita tanami seluas ± 2 hektar milik Burhan, dengan status pinjam pakai lahan," ujar kades.
Sebelum dilakukan penanaman, diakuinya telah dilakukan berbagai persiapan lahan. Mulai dari pembersihan rumput gulma, pembajakan tanah agar gembur dan diberi pupuk.
Penyemaian dilakukan dengan menggunakan alat penanaman benih jagung atau disebut dengan corn seed planter. Supaya proses penanaman dapat lebih cepat, praktis dan cepat.
"Jenis jagung yang ditanam adalah jagung pipil dengan total bibit sekitar 40 kilogram. Lokasi lahan berada di Dusun II Desa Ibul Besar I, Kecamatan Pemulutan," jelasnya.
Selanjutnya, untuk perawatan akan terus dilakukan pemantauan. Mulai dari pembersihan gulma, penyiraman, pemupukan dan penyemprotan anti hama.
BACA JUGA:Budidaya Tanaman Jagung Manfaatkan Lahan Ponpes
BACA JUGA:Warga Kayuagung Panen Jagung Manis dari Pekarangan Rumah, Raup Cuan
Kapolsek Pemulutan Iptu Nugrah Angga Oktari mengatakan, penanaman ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam swasembada pangan.
“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di tingkat desa. Hasil panen nantinya diarahkan untuk dijual ke Bulog Ogan Ilir,” ujarnya. (dik)
