Petani Indralaya Gencar Kendalikan Hama Tikus, Ancaman Serius Bagi Tanaman Padi
GERDAL: Bersama petani, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), Desi Dwi Juliana, SP melakukan gerakan pengendalian (gerdal) tikus di Desa Tanjung Agung, Indralaya. FOTO: ANDIKA/SUMEKS--
INDRALAYA, SUMATERAEKSPRES.ID - Hama tikus adalah salah satu ancaman paling serius bagi petani padi. Dampaknya bisa sangat merugikan, baik dari segi kuantitas hasil panen maupun biaya pengendalian.
Mengantisipasi hal itu, Kelompok Tani Harapan Tani I melakukan gerakan pengendalian (gerdal) terhadap Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) tikus.
BACA JUGA:Kendalikan Serangan Hama Tikus di Desa Lubuk Seberuk
BACA JUGA:Basmi Hama Tikus Sawah Dengan 8 Cara Ini, Yuk Simak!
Pengendalian hama ini dilakukan di Desa Tanjung Agung Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.
Gerdal OPT hama tikus tersebut didampingi petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT), Desi Dwi Juliana, SP.
"Tikus (Rattus argentiventer) merupakan hama yang banyak dan menjadi urutan pertama penyerang tanaman pertanian, yang mana hama ini berkembang biak di tempat yang bersemak dekat sumber makanan dan aktif pada malam hari," ujar Desi.
Dampak serangan tikus, dapat memotong batang padi, memakan gabah, dan merusak bibit sejak persemaian hingga panen.
Serangan berat bisa menurunkan produksi hingga 20–50%. Selain itu, kotoran tikus dapat mengkontaminasi atau mencemari hasil panen dan menurunkan kualitas beras.
"Kami telah melakukan tahap pengendalian dengan luasan areal 1 ha pada hamparan 10 ha.
Bahan pengendali yang digunakan adalah Rodentisida umpan bahan aktif Brodifakum 0,005% asal bahan pengendali bantuan dari BPT Unit I Palembang," jelasnya.
Rodentisida umpan dengan bahan aktif Brodifakum 0,005% adalah jenis racun tikus antikoagulan yang bekerja menghambat proses pembekuan darah.
Hal ini menyebabkan pendarahan internal pada tikus hingga akhirnya mati. Produk ini sangat efektif untuk pengendalian hama tikus di pertanaman padi dan lingkungan lainnya.
BACA JUGA:Buat Rubuha, Basmi Hama Tikus
