Manfaatkan Teras Sempit, Tanam Sayuran
HIDROPONIK: Penanaman sayuran di teras Puskersmas Celikah dilakukan dengan system hidroponik. Sejumlah tanaman sayuran tumbuh subur dilahan ini. -FOTO: NISA/SUMEKS-
KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID - Teras yang sempit dimanfaatkan pegawai Puskesmas Celikah untuk menanam tanaman sayur mayur. Penanaman dilakukan dengan menggunakan media air atau hidroponik. Sejumlah sayur mayur seperti sawi dan selada tumbuh subur dengan penanaman system ini.Bahkan beberapa dari tanaman tersebut siap dipanen.
Keberadaan tanaman hidroponik ini membuat suasana kantor menjadi lebih asri dan hijau. Lebih sejuk. ‘’Kita memanfataakan air dan larutan nutrisi sebagai media tumbuh tanam. Alhamdulillah hasilnya tanaman subur dan banyak,’’ ujar Pimpinan Puskesmas Celikah, Hj Sumiyati.
Penanaman dengan system hidroponik memiliki beberapa keunggulan. Salah satunya penanaman system ini sangat cocok untuk lahan yang sempit. Selain itu, system ini hemat air karena lebih sedikit menggunakan air dibandingkan menanam langsung di atas tanah.
Kontrol lingkungan, lanjutnya, memungkinkan untuk pengaturan suhu, kelembapan dan cahaya yang lebih baik. ‘’Media tanam hidroponik juga mengurangi risiko kontaminasi tanah dan penggunaan pestisida,’’ katanya.
Dikatakannya, penanaman system hidroponik juga tanamannya tanamannya tumbuh lebih cepat dan hasilnya lebih banyak. ‘’Ini kelebihan yang kita sukai. Hasil panen yang didapat dari penanaman ini akan dibagikan dengan para pegawai puskesmas,’’ ujarnya.
BACA JUGA:Mau Tampil Awet Muda Tanpa Biaya Mahal? Coba 5 Sayuran Pendorong Kolagen Ini
BACA JUGA:ASN Dinas PPPA Palembang Budidaya Sayuran dalam Pot Dukung Program GSMP
Penanganan hama dan penyakit lebih mudah juga lebih mudah dilakukan. ‘’Karena media tanaman lebih mudah terkontrol. Teras juga terasa lebihan asri dan hijau,’’ ujarnya.
Sementara itu, kebanyakan produk tanaman hidroponik juga termasuk hasil makanan organic. Beberapa keuntungan yang bisa didapat dari menanam sayuran secara hidroponik diantaranya, hanya memerlukan lebih sedikit air dibandingkan cara penanaman biasa, nutrisi, kelembapan (pH), dan lingkungan sebagai tempat tumbuhnya bisa dikendalikan.
Selain itu, sayuran tumbuh lebih cepat karena oksigen (dari air) lebih banyak tersedia di daerah akar. Hasil panen lebih banyak. Penanaman bisa dilakukan dimana saja, tak memerlukan lahan yang luas untuk menanamnya.
Penanaman dengan system hidroponik tak memerlukan budidaya atau penyiangan dam tak perlu rotasi tanaman. Beberapa tanaman, seperti sawi, selada dan stroberi dapat dikondisikan dengan baik hingga mencapai ketinggian yang lebih baik untuk penanaman, budidaya, dan panen.
