Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Sulap Samping Rumah Jadi Kebun Talas

KEBUN: Memanfaatkan lahan kosong yang berada di samping rumah menjadi kebun talas yang tumbuh subur. FOTO: HENDRO/SUMEKS--

EMPAT LAWANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Di tengah melambungnya harga berbagai kebutuhan pokok, sebuah langkah kreatif ditunjukkan Yuli Oma, warga Empat Lawang. Ia memanfaatkan lahan kosong di samping rumah dan berhasil menyulap pekarangan yang tadinya biasa saja menjadi sumber ketahanan pangan keluarga lewat budidaya tanaman talas.
    Saat berkunjung ke kediamannya, mata langsung dimanjakan oleh pemandangan hijau dari daun-daun talas yang tumbuh subur dan rimbun. Siapa sangka, area pekarangan yang terbatas justru bisa menjadi sangat produktif di tangan dinginnya.
    Bagi Yuli Oma, menanam talas bukan sekadar hobi pengisi waktu luang. Langkah ini merupakan strategi cerdas untuk menciptakan ketahanan pangan mandiri di tingkat keluarga.

BACA JUGA:Jarang Dilirik tapi Banyak Dicari, Budidaya Talas Bogor


Iklan Google/Link Sponsor

BACA JUGA:Ingin Membuat Tepung Talas, Cukup Mudah Ikuti Langkah-Langkahnya Disini

    "Daripada lahan di samping rumah kosong dan ditumbuhi rumput liar, lebih baik dimanfaatkan untuk menanam sesuatu yang menghasilkan. Talas ini relatif mudah dirawat dan hasilnya sangat terasa untuk dapur," ujarnya.
    Talas memang dikenal sebagai salah satu sumber karbohidrat alternatif yang kaya akan serat dan vitamin. Dengan menanam sendiri, Yuli tidak hanya menghemat pengeluaran belanja harian, tetapi juga memastikan keluarganya mengonsumsi bahan pangan yang segar dan bebas dari pestisida kimia.
    Hebatnya lagi, pemanfaatan talas ini tidak berhenti sampai proses panen. Yuli Oma juga terampil mengolah umbi talas hasil kebunnya menjadi berbagai macam hidangan lezat.
    Mulai dari camilan tradisional seperti talas kukus yang legit, keripik talas yang renyah, hingga berbagai olahan kue modern. Kreativitas pengolahan ini membuat anggota keluarganya tidak pernah bosan mengonsumsi hasil bumi dari halaman sendiri.

BACA JUGA:Tanam Sayur Langka di Halaman Rumah

BACA JUGA: Bakal Bawa Dampak Ekonomi Positif, Kawasan Agrowisata Pulo Mas Tanam Jagung

    Inspirasi dari Yuli Oma ini membuktikan bahwa tidak butuh lahan berhektare-hektare untuk bisa produktif. Cukup berbekal kemauan dan memanfaatkan sejengkal tanah di halaman rumah, ketahanan pangan bukan lagi sekadar wacana, melainkan aksi nyata yang mengenyangkan. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan