Harga Bagus, Makin Semangat Menanam
MANFAATKAN: Bustomo, warga Desa Sukaraja, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur memanfaatkan lahan pekarangan samping rumahnya untuk menanam cabai. -FOTO: KHOLID/SUMEKS-
MARTAPURA, SUMATERAEKSPRES.ID - Di tengah harga kebutuhan pokok yang terus bergerak, cara sederhana dilakukan Bustomo, warga Desa Sukaraja, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur, untuk menambah penghasilan keluarga.
Lahan kosong di samping rumah yang sebelumnya tak banyak dimanfaatkan, kini disulap menjadi kebun cabai.
Iklan Google/Link Sponsor
BACA JUGA:Refugia Tekan Serangan Hama Cabai, Sistem Budidaya Cabai
BACA JUGA:PANEN CABAI Hasilnya Segera Dijual
Luasnya memang tak seberapa, hanya sekitar 8 x 12 meter. Namun, dari petak kecil itulah Bustomo menaruh harapan.
Deretan tanaman cabai tumbuh rapi di atas bedengan. Setiap pagi dan sore, ia rutin menyiram, membersihkan gulma, serta memastikan tanaman tetap sehat.
Baginya, kebun kecil itu bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang, melainkan ikhtiar nyata untuk membantu perekonomian rumah tangga.
“Kalau harga cabai sedang bagus seperti sekarang, tentu jadi tambahan semangat,” ujarnya.
Harga cabai yang relatif tinggi belakangan ini memang memberi harapan baru bagi petani skala rumahan seperti dirinya.
Meski hasil panen nanti tak sebesar kebun luas, Bustomo yakin setiap kilogram cabai yang dipetik akan memberi arti.
Menurutnya, memanfaatkan pekarangan rumah menjadi lahan produktif jauh lebih bermanfaat daripada dibiarkan kosong.
Selain dapat memenuhi kebutuhan dapur sendiri, hasil panen juga bisa dijual untuk menambah pemasukan keluarga.
BACA JUGA:Tak Rasakan Pedasnya Harga Cabai, Berencana Tambah Jumlah Tanaman
BACA JUGA:Stok Cabai Aman, Tak Perlu ke Pasar
