Libatkan Anak-Anak Pasang Lanjaran
KELUARKAN BUNGA: Tanaman metimun milik Irwansyah, warga Desa Celikah Kecamatan Kayuagung kini tumbuh subur dan sudah mengeluarkan bunga. FOTO” NISA/SUMEKS--
KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID -Menanam mentimun perlu memasang lanjaran. Karena mentimun merupakan tanaman yang merambat dan membutuhkan penopang agar sulurnya dapat merambat naik.
Lanjaran bukan sekadar penyangga batang, tapi bagian dari sistem manajemen pertumbuhan tanaman. Banyak manfaat dari pemasangan lanjaran bagi tanaman mentimun.
Iklan Google/Link Sponsor
BACA JUGA:Menjelang Ramadan, Kebun Mentimun Warga Kayuagung Siap Panen
BACA JUGA:Mentimun Suri Tumbuh Subur di Kayuagung, Warga Nikmati Panen dan Khasiatnya
Manfaat lanjaran di antaranya menjaga postur tanaman tetap tegak, mengurangi risiko penyakit, mendorong sirkulasi udara agar optimal, meningkatkan kualitas buah, dan mempermudah perawatan serta panen.
‘’Dengan memasang lanjaran, buah mentimun tak akan menyentuh tanah. Jadi buah lebih bersih, tak mudah busuk dan nilai jual lebih tinggi,’’ ujar Irwansyah, warga Desa Celikah, Kecamatan Kayuagung, OKI.
Saat ini, Irwansyah sedang melakukan penanaman mentimun. Kini mentimunnya sudah mengeluarkan bunga.
Karenanya, dibantu anak-anak, Irwansyah memasang lanjaran untuk menghindari kerusakan akar dan pohon. Posisi lanjaran sendiri dipasang miring ke sisi kiri dan kanan tanaman. ‘’Alhamdulillah, saat ini lanjaran sudah terpasang semua,’’ katanya.
Irwansyah sengaja mengajak anak-anak memasang lanjaran agar mereka bisa mendapatkan ilmu pengetahuan dan mempraktikkan langsung.
Anak-anak pun terlihat senang dilibatkan, mereka tetap semangat meski di bulan Ramadan.
Dikatakan, dalam memasang lanjaran, dia menggunakan bambu dengan panjang sekitar 1,5 meter hingga 2 meter.
BACA JUGA:Petani Palem Raya Indralaya Raup Untung dari Budidaya Mentimun, Harga Tembus Rp8.000/Kg
BACA JUGA:Berbahan Baku dari Mentimun, Aman untuk Kulit
Bambu ditancapkan sebagai ajir di samping setiap bibit mentimun dengan kedalaman yang cukup agar tidak roboh.
