Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Cetak Generasi Mandiri Pangan, SDN 3 Taman Agung OKU Timur Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

KEGIATAN EDUKASI: Melibatkan seluruh siswa dan guru, lahan kosong di SDN 3 Taman Agung Kecamatan Semendawai Suku III disulap menjadi kebun produktif.-FOTO: KHOLID/SUMEKS-

MARTAPURA, SUMATERAEKSPRES.ID -Upaya mewujudkan Sumatera Selatan mandiri pangan terus digelorakan hingga ke lingkungan sekolah. Salah satunya, SD Negeri 3 Taman Agung, Kecamatan Semendawai Suku III, Kabupaten OKU Timur.

Sekolah ini mengambil peran aktif dengan menanamkan karakter kemandirian dan kepedulian pangan pada para siswa melalui program kebun sekolah.

BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Gaungkan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan, Hidupkan Kearifan Lokal

BACA JUGA:ASN Sumsel Bangun Kebun Hidup, Dorong Mandiri Pangan

Kegiatan edukasi ketahanan pangan tersebut dilaksanakan Selasa (3/11) dengan melibatkan seluruh siswa dan dewan guru.

Lahan kosong di lingkungan sekolah disulap menjadi kebun produktif yang ditanami beragam sayuran. Mulai dari sawi, kol, hingga aneka sayuran hijau lainnya.

Tak sekadar menanam, para siswa juga diajarkan langsung tahapan bercocok tanam. Seperti pengolahan tanah, penanaman bibit, hingga perawatan tanaman.

Suasana belajar pun tampak berbeda. Anak-anak terlihat antusias dan penuh semangat mengikuti praktik pertanian sederhana di luar ruang kelas.

Kepala SD Negeri 3 Taman Agung, Roib Wahyudi, SPd menegaskan, kegiatan kebun sekolah ini bukan program seremonial semata, melainkan agenda rutin yang telah terintegrasi dengan pembentukan karakter siswa.

“Ini adalah langkah nyata kami agar ekosistem sekolah, baik siswa maupun guru, memahami pentingnya kemandirian dan ketahanan pangan. Ilmu ini sangat berguna untuk kehidupan sehari-hari,” ujar Roib di sela kegiatan.

Dikatakannya, pembelajaran berbasis praktik seperti ini jauh lebih efektif dalam menanamkan kesadaran pada siswa tentang pentingnya memproduksi pangan secara mandiri.

Program ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, melalui gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP).

Gerakan ini bertujuan mengubah pola pikir masyarakat dari yang hanya sebagai konsumen menjadi produsen pangan.

Caranya dengan memanfaatkan lahan yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal, termasuk sekolah. “Kami ingin semangat Sumsel Mandiri Pangan ini tertanam kuat sejak usia dini.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan