Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

Pekarangan Rumah Jadi Kebun Kacang Tanah

TUMBUH SUBUR: Tanaman kacang tanah tumbuh subur di pekarangan rumah Triratno, warga Kecamatan Buay Madang Timur, OKU Timur. FOTO: KHOLID/SUMEKS--

MARTAPURA, SUMATERAEKSPRES.ID - Di tengah hamparan rumah sederhana dan jalan desa di Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten OKU Timur, terhampar pemandangan hijau yang menyejukkan mata.

Bukan sawah luas atau perkebunan besar, melainkan lahan pekarangan depan rumah yang disulap menjadi kebun produktif.


Iklan Google/Link Sponsor

BACA JUGA:Lapas Kayuagung Tanam Kacang Tanah, Dukung Ketahanan Pangan

BACA JUGA:Belajar Mandiri dari Tanah Sendiri, Pelajar SDN 1 Kutosari Panen Kacang Tanah

Di situlah Triratno, warga setempat, menanam harapan melalui deretan tanaman kacang tanah yang tumbuh subur.

Apa yang dilakukan Triratno mungkin terlihat sederhana. Namun dari kesederhanaan itulah lahir cerita inspiratif tentang kemandirian pangan, ketekunan, dan semangat memanfaatkan setiap jengkal tanah agar bernilai.

Berawal dari kegelisahan melihat lahan kosong di depan rumah yang hanya ditumbuhi rumput liar, Triratno memilih untuk tidak membiarkannya terbengkalai.

Lalu, dia mulai mengolah tanah secara manual, membersihkan gulma, mencangkul, lalu menanam benih kacang tanah.

“Sayang kalau dibiarkan kosong. Daripada hanya jadi semak, lebih baik ditanami sesuatu yang bisa bermanfaat,” katanya.

Pilihan menanam kacang tanah bukan tanpa alasan. Selain perawatannya relatif mudah, kacang tanah juga dikenal cocok dengan kondisi tanah di wilayah Buay Madang Timur.

Modal yang dibutuhkan pun tidak besar, sementara hasilnya bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun dijual untuk menambah penghasilan.

Kini, hamparan kacang tanah itu tumbuh rapi dan hijau. Daunnya lebat, menutup permukaan tanah seperti karpet alami.

Setiap pagi dan sore, Triratno rutin mengecek tanaman, membersihkan rumput liar, serta memastikan tanaman mendapatkan cukup air.

Baginya, merawat kebun bukan sekadar pekerjaan, melainkan bagian dari keseharian yang memberi kepuasan tersendiri.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan