Cabai Berbuah Lebat, Warga Tak Perlu Beli
BERBUAH LEBAT: Cabai milik warga Desa Tanjung Lubuk Kecamatan Kayuagung berbuah lebat dan siap dipanen. FOTO: NISa/SUMEKS--
KAYUAGUNG, SUMATERAEKSPRES.ID -Meski harga cabai saat ini terjangkau, dipastikan warga Desa Tanjung Lubuk Kecamatan Kayuagung tak akan membeli cabai dalam sepekan ke depan. Pasalnya, cabai rawit yang ditanam warga berbuah lebat.
Wati, salah satu warga, mengungkapkan bahwa menanam cabai rawit terbilang mudah, asalkan dirawat dengan baik agar tumbuh subur. “Alhasil buahnya lumayan banyak,” terangnya.
BACA JUGA:Tanam Cabai Polybag, Panen untuk Kebutuhan Dapur
BACA JUGA:Cek Lahan P2B, Cuaca Jadi Kendala Petani Cabai
Karenanya, jika membutuhkan cabai untuk membuat sambal atau lalapan, bisa langsung dipetik di belakang rumah.
“Sebenarnya banyak bibit yang ditanam, tapi banyak juga yang gagal tumbuh. Untungnya ada satu batang yang tumbuh sehingga dirawat,” ujarnya.
Dikatakannya, kini tetangga juga bisa memetik langsung karena hasilnya cukup untuk sekali masak. “Rasanya pedas dan segar, enak sekali jika dimasukkan dalam masakan,” katanya.
BACA JUGA:Pekarangan Sempit, Panen Cabai Melimpah
BACA JUGA:Tanam Cabai di Pekarangan, Solusi Hemat Pecinta Pedas
Rencananya, ia akan membuat kandang untuk tanaman cabainya agar lebih aman. “Kalau semuanya sudah berbuah, saya berencana akan kembali menanam cabai rawit yang lebih banyak lagi,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini penanaman masih sebatas untuk kebutuhan sehari-hari. “Nanti jika yang ditanam banyak dan hasilnya melimpah, tentu bisa menghasilkan cuan. Bisa dijual dan uangnya untuk kebutuhan dapur,” katanya. (uni/)
