Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Gulma Bikin Tanaman Kerdil, Harus Rutin Dibersihkan

RUTIN BERSIHKAN: Agar tumbuhan terhindar dari gulma, petani harus secara rutin membersihkan lahan dari tumbuhan tersebut.- FOTO: ANDIKA/SUMEKS-

INDRALAYA, SUMATERAEKSPRES.ID – Gulma merupakan tumbuhan pengganggu yang harus diwaspadai. Gulma ini harus segera ditanggulangi. Karena gulma bisa merusak dan mengganggu tanaman inti. Keberadaan gulma bisa membuat tanaman menjadi lebih kerdil  pertumbuhannnya.

Pian, petani cabai merah di Kecamatan Indralaya Utara mengatakan, secara berkala kebun dia melakukan penyiangan gulma. Gulma yang tumbuh rutin dicabut  secara bertahap setiap hari.  "Penyiangan ini jadi kegiatan rutin. Apalagi jika tumbuh subur di parit antar bedengan harus segera di bersihkan. Di musim hujan seperti saat ini, gulma mudah sekali tumbuh. Karenanya kita harus rutin melihat kondisi tanaman,’’ ujarnya.

Jika tak dibersihkan secara berkala, lanjutnya, gulma akan tumbuh lebih rimbun dan bisa menutupi tanaman utama. ‘’Penyiangan gulma harus dilakukan dengan benar karena berpengaruh terhadap produksi tanaman. Serta tenaga kerja, waktu, dan biaya yang dikeluarkan,’’ ujarnya.

Dikatakannya, gulma tersebut dapat mengganggu produksi tanaman cabai. ‘’Keberadaan gulma bisa  merebut pupuk, air, dan sinar matahari yang dibutuhkan tanaman. Selain itu, gulma juga bisa menjadi sumber penyakit bagi tanaman atau menjadi inang hama yang merugikan," tukasnya. 

BACA JUGA:Ingin Membasmi Gulma, Ini Cara Ramah Lingkungan yang Bisa Dilakukan

BACA JUGA:Finishing Lawang Borotan Terhambat Gulma

Penyiangan bisa dilakukan setiap tiga mingggu sekali. Namun, jika lahan cukup luas, penyiangan dilakukan secara bertahap setiap harinya. Hal ini dinilai cukup efektif untuk menghemat biaya penyiangan. ‘’Cara ini dianggap mampu menekan biaya pemeliharaan.

Cara instan membasmi gulma bisa menggunakan herbisida Basta 150 WSC dengan konsentrasi 5 ml/liter. Penyemprotan herbisida tak boleh sampai mengenai tanaman cabai. Sebaiknya, herbisida diaplikasikan dengan corong (shield) agar butirannya tidak terlempar ke tanaman cabai.

Namun diakuinya, cara manual dengan mengikis gulma menggunakan cangkul dinilai lebih sehat. "Penyiangan dilakukan saat gulma tumbuh rapat atau sudah berukuran sedang, belum terlalu tinggi,’’ katanya. 

Umumnya penyiangan dilakukan tiap pagi atau sore hari. Saat terik matahari belum terlalu menyengat. "Kalau tidak ada gulma, kita lihatnya juga enak. Jadi lebih rapi dan tertata," jelasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan