Siapkan Tebat Payang Jadi Sentra Perikanan dan Agrowisata
TINJAU LANGSUNG: Bupati Lahat Bursah Zarnubi didampingi jajaran OPD, Camat Mulak Ulu dan kades meninjau langsung kawasan perikanan Tebat Payang di Desa Mengkenang, Kecamatan Mulak Ulu. -FOTO: AGUSTRIAWAN/SUMEKS-
LAHAT, SUMATERAEKSPRES.ID-Bupati Lahat Bursah Zarnubi meninjau langsung kawasan perikanan Tebat Payang di Desa Mengkenang, Kecamatan Mulak Ulu. Lokasi tersebut disiapkan menjadi sentra perikanan sekaligus kawasan agrowisata berbasis ekonomi kerakyatan.
Dalam inspeksi itu, Bursah didampingi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Lahat, Camat Mulak Ulu, serta para kepala desa setempat. Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi tebat sekaligus mengkaji potensi pengembangan sektor perikanan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Bursah menegaskan, sektor perikanan menjadi bagian dari program strategis swasembada yang menjadi prioritas pemerintah daerah. “Kabupaten Lahat memiliki potensi sekitar 120 hektare lahan perikanan yang dapat dikelola secara optimal. Kalau satu hektare saja diisi 500 ribu ekor ikan, dampaknya sangat besar bagi ekonomi masyarakat. Ini program strategis. Kalau dikelola serius, kita bisa sejahtera bersama,” ujarnya.
Menurut Bursah, kondisi Tebat Payang saat ini sudah memenuhi syarat untuk pengembangan budidaya ikan. Kualitas air dinilai baik dan bersih, dengan kedalaman sekitar dua meter. Beberapa jenis ikan yang berpotensi dikembangkan antara lain nila, gabus, dan lele. Fasilitas pendukung seperti penerangan juga dinilai memadai dan masih bisa ditingkatkan.
BACA JUGA:Panen Terong Ungu Warnai Agrowisata Pulo Mas Empat Lawang, Wisata Edukatif Bernilai Gizi
BACA JUGA:Agrowisata Pulo Mas Dikembangkan, Bunda Hepy Panen Melon Golden di Empat Lawang
Selain perikanan, kawasan Tebat Payang juga diarahkan menjadi kawasan terpadu berbasis agrowisata dan wisata kuliner. Penataan lingkungan dengan tanaman hias serta penyediaan warung masyarakat dinilai dapat meningkatkan nilai ekonomi sekaligus daya tarik wisata.
Sementara itu, Kepala Desa Mengkenang, Dalilul, menjelaskan, pembangunan Tebat Payang dilaksanakan menggunakan Dana Desa dengan sistem swakelola. Berdasarkan hasil perhitungan konsultan, luas kawasan mencapai sekitar 6.000 meter persegi dengan konstruksi yang kokoh.
Pemkab Lahat berharap pengembangan Tebat Payang dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Mengkenang.
