Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Tongseng vs Tengkleng Kambing ala Kangendari, Gurihnya Bikin Rindu, Pedasnya Bikin Ketagihan!

Tongseng atau Tengkleng, kamu tim yang mana? Sama-sama dari kambing, tapi beda rasa dan sensasi! Yuk cobain keduanya di Rumah Makan Kangendari – Jaminan gurihnya maknyus, bikin nagih! Simpang Polda, Palembang. Foto:Brojum/Sumateraekspres.id--

SUMATERAEKSPRES.ID – Ragam kuliner Indonesia tak pernah kehilangan pesonanya. Dari warung pinggir jalan hingga restoran ternama, cita rasa Nusantara selalu menggoda lidah siapa saja.

Salah satu yang menarik perhatian adalah dua kuliner khas berbahan dasar kambing: Tongseng dan Tengkleng.

Keduanya serupa tapi tak sama, dan di Rumah Makan Kangendari, keduanya disajikan dengan rasa otentik yang bikin maknyus!

Tongseng: Manis-Gurih yang Menggoda Lidah

Tongseng kambing dikenal sebagai masakan khas dari daerah Jawa Tengah, seperti Surakarta dan Yogyakarta.

Di Kangendari, hidangan ini disajikan dengan kuah pekat mirip gulai, namun memiliki ciri khas tersendiri: sentuhan kecap manis, cabe rawit segar, dan irisan kol serta tomat yang menambah kesegaran.

BACA JUGA:100 Hari Kerja RDPS, Awal Progresif, Pengamat Soroti Langkah Strategis Demi Kemajuan Palembang

BACA JUGA:Vivo V30e 5G, Smartphone Menengah Rasa Premium dengan Performa Andal dan Baterai Tahan Lama

Daging kambing yang digunakan adalah bagian yang masih menempel di tulang, seperti iga dan punggung, menciptakan sensasi makan yang lezat dan bertekstur.

Meski kuahnya kaya rempah, tongseng tetap terasa ringan karena tidak menggunakan santan sebanyak gulai.

Rasa gurih, manis, dan sedikit pedasnya menyatu harmonis, menjadikannya favorit bagi pecinta makanan berkuah namun tetap ringan di perut.

Tengkleng: Sajian Rakyat yang Kini Jadi Primadona

Sementara itu, Tengkleng memiliki akar sejarah yang unik. Berasal dari Solo, masakan ini dulunya merupakan "sisa" dari masakan bangsawan.

BACA JUGA:Harga Mitsubishi Pajero Sport 2025 di Indonesia: Mulai Rp 577 Jutaan, Simak Daftar Lengkapnya

BACA JUGA:Toyota Fortuner Hybrid 2025 Bikin Varian Diesel Tersingkir! Ini Alasannya!

Rakyat biasa hanya kebagian bagian kambing yang kurang diminati seperti kepala, kaki, dan tulang.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan