Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Waspadai Akrilamida! Jejak Senyawa Pemicu Kanker dalam Makanan Bersuhu Tinggi

SUMATERAEKSPRES.ID - Ancaman akrilamida dalam makanan olahan suhu tinggi kian menjadi perhatian di tengah pola konsumsi masyarakat yang gemar menyantap gorengan dan camilan instan. Tanpa disadari, hidangan yang kerap hadir di meja makan—mulai dari kentang goreng, roti panggang, kopi, hingga sereal kemasan—berpotensi mengandung senyawa kimia yang tergolong karsinogen potensial.

Akrilamida terbentuk saat gula alami bereaksi dengan asam amino, terutama asparagin, pada proses pemanasan di atas 120 derajat Celsius. Teknik memasak seperti menggoreng, memanggang, atau membakar menjadi pemicu utama munculnya zat ini. Paparan berulang dalam jangka panjang diyakini dapat merusak sel tubuh dan memicu pertumbuhan sel abnormal.

Sejumlah laporan internasional, termasuk yang dikutip dari media kesehatan global, menyoroti daftar pangan dengan kadar akrilamida yang patut diwaspadai.

BACA JUGA:PKB Sumsel Tebar Kepedulian, Potong Sapi sebagai Wujud Syukur dan Sambut Ramadan

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Polres Lahat Razia Tempat Hiburan Malam: 10 LC Positif Amphetamin

Gorengan: Lezat, Namun Berisiko

Camilan goreng telah lama menjadi bagian dari budaya kuliner Indonesia. Keripik kentang, kentang goreng, hingga aneka makanan tepung yang digoreng dalam suhu tinggi tercatat memiliki kandungan akrilamida cukup signifikan.

Dalam produk keripik kentang, kadar akrilamida dapat mencapai ratusan hingga ribuan mikrogram per kilogram, tergantung lama dan suhu penggorengan. Warna yang semakin gelap menjadi indikator meningkatnya pembentukan senyawa tersebut.

Metode memasak alternatif seperti merebus atau memanggang dengan suhu lebih terkendali dinilai lebih aman karena dapat menekan pembentukan zat berbahaya.

BACA JUGA:Residivis dan Tiga Remaja Diamankan: Polsek Prabumulih Barat Ungkap Kasus Curat TO Ops Pekat Musi 2026

BACA JUGA:22 Pengunjung Cafe Amazon Positif Narkoba, Dikirim ke Panti Rehabilitasi

Biskuit dan Kue Kering: Manis dengan Dampak Tersembunyi

Produk biskuit dan kue kering yang diproses melalui pemanggangan suhu tinggi juga masuk kategori berisiko. Kombinasi tepung, gula, dan proses oven bersuhu tinggi mendorong terbentuknya akrilamida.

Kandungan zat ini bervariasi, bergantung pada komposisi bahan dan teknik produksi. Mengurangi konsumsi camilan kemasan serta memilih olahan rumahan dengan kontrol suhu lebih rendah menjadi opsi yang lebih bijak.

Roti Panggang: Jangan Terlalu Cokelat

Roti panggang yang berwarna cokelat gelap memang tampak menggoda. Namun, semakin pekat warna hasil pemanggangan, semakin besar kemungkinan terbentuknya akrilamida.

Ahli keamanan pangan menyarankan memanggang roti hingga berwarna keemasan, bukan kecokelatan berlebihan. Pilihan roti gandum utuh dengan pemanggangan ringan dianggap lebih aman dalam konsumsi harian.

Kopi: Aroma Nikmat, Risiko Terselubung

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan