Medco Energi: Blok Sakakemang Jadi Penggerak Ekonomi Baru
PI 10 persen Blok Sakakemang siap jadi penopang baru ekonomi Muba, menghadirkan potensi PAD ratusan miliar dan membuka ratusan lapangan kerja lokal.-IST-
Dari enam kabupaten yang berhak maka Muba, PALI, Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, dan Musi Rawas telah sepakat menunjuk Politeknik Akamigas Palembang sebagai lembaga pelaksana.
“Batas waktu due diligence pada 26 November 2025,” sebut dia.
Direktur PT Muba Energi Maju Berjaya (MEMB), Dr Donny Meilano menekankan, PI 10 persen bukan sekadar pemasukan. Ini momentum emas bagi Muba.
“Dengan PI, BUMD bisa memastikan operasi berjalan efisien, aman, dan berkelanjutan,”
Selain itu, tambah dia, potensi bagi hasil ini akan mengakselerasi bisnis turunan migas, mulai dari layanan penunjang, penyediaan tenaga kerja lokal, hingga rantai pasok.
“Semua akan bergerak dan memberikan dampak luar biasa,” ulas dia.
Kepala Dinas ESDM Sumsel, Hendriansyah ST MSi, menyatakan PI 10 persen menjadi skema pemerataan manfaat migas yang tepat.
“Proses sudah masuk tahapan enam menuju tujuh. Dari enam daerah, Muba menjadi salah satu yang paling siap. Skema ini akan memberikan multiplier effect; semakin banyak tenaga kerja terserap, semakin besar pula pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Hendriansyah.
Pengamat perekonomian Sumsel, Sri Rahayu, menambahkan, posisi Blok Sakakemang sangat strategis.
Sebagai blok gas dengan potensi cadangan lebih dari 80 miliar kaki kubik (BCF) dan produksi rata-rata 10 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), PI 10 persen memberi ruang fiskal baru bagi daerah.
“PI bukan sekadar pendapatan, tapi instrumen memperkuat ketahanan energi. Namun, pengelolaan harus transparan dan profesional agar hasil maksimal,” kata Sri.
Roberto Lorato, Chief Executive Officer MedcoEnergi menjelaskan, Medco mengakuisisi 45 persen hak partisipasi sekaligus posisi operator Blok Sakakemang, serta 80 persen hak partisipasi Blok South Sakakemang.
“Aksi ini memperkuat posisi strategis MedcoEnergi di Sumsel, sekaligus mendukung pengembangan industri energi nasional. Blok Sakakemang memiliki potensi pertumbuhan signifikan, didukung infrastruktur yang telah tersedia,” kata Roberto.
Ia mengungapkan, Blok Sakakemang telah memperoleh Persetujuan Plan of Development (PoD) dari pemerintah Indonesia, sehingga siap memasuki fase pengembangan.
