Pergerakan Pasar Bitcoin Hari Ini: Tekanan Jual Masih Dominan
Harga Bitcoin (BTC) kembali melemah pada perdagangan hari ini, dengan aset kripto terbesar tersebut bertahan di area sekitar US$96.000 per koin.-Foto: IST-
SUMATERAEKSPRES.ID –
Harga Bitcoin (BTC) kembali melemah pada perdagangan hari ini, dengan aset kripto terbesar tersebut bertahan di area sekitar US$96.000 per koin.
Posisi ini menandai kelanjutan tren negatif yang terjadi sepanjang pekan terakhir, seiring meluasnya tekanan di pasar kripto global.
Tekanan Mingguan Kian Dalam
Dalam tujuh hari terakhir, Bitcoin tercatat mengalami koreksi tajam—mendekati 9%—hingga membawa harga turun ke level terendah dalam enam bulan.
BACA JUGA:Bimtek Penjamah Makanan Tekankan “Zero Accident”, Pemerintah Perkuat Keamanan dan Kualitas MBG
BACA JUGA:Minum Air Jeruk Nipis Setiap Pagi: Rutinitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Hati
Aksi jual masif yang terjadi di sejumlah bursa kripto membuat reli Bitcoin terhenti dan mendorong pasar kembali berada pada zona waspada.
Faktor Pemicu Pelemahan
Sentimen pasar kembali terganggu setelah pelaku pasar menilai peluang pemangkasan suku bunga Federal Reserve menjadi semakin kecil. Ketidakpastian makroekonomi global memperburuk keadaan, sehingga investor cenderung menghindari aset berisiko, termasuk mata uang kripto.
Volatilitas Meningkat
Perdagangan hari ini memperlihatkan rentang harga yang melebar. Volume transaksi 24 jam Bitcoin di beberapa platform dilaporkan mencapai lebih dari US$100 miliar, mencerminkan tingginya aktivitas jual beli meskipun pasar sedang tertekan.
BACA JUGA:Skanepal Ledak di Kuarter Penutup, Kunci Tiket Big Eight SBL Cup 2025 Secara Dramatis
Tekanan Investor dan Risiko Lanjutan
Bagi sebagian pelaku pasar, kondisi ini menjadi sinyal bahwa status Bitcoin sebagai aset “safe-haven” kripto kembali diuji. Sejumlah analis menilai potensi pelemahan lanjutan masih terbuka, terutama jika tekanan makro tidak mereda.
Level Support Kritis
Bitcoin diperkirakan menghadapi area support penting di US$94.000–US$92.000. Jika level tersebut ditembus, target penurunan berikutnya berada di kisaran US$84.000. Dengan harga masih bertahan di area US$96.000, ruang koreksi lebih dalam belum sepenuhnya tertutup.
Dampak Regulasi dan Kebijakan Moneter
Minimnya sinyal positif dari bank sentral AS turut meredam optimisme pasar. Pelaku pasar kini menanti kepastian kebijakan moneter yang lebih jelas, sebab keputusan suku bunga diperkirakan akan menentukan arah pergerakan aset kripto dan aset berisiko lainnya.
Pandangan Jangka Panjang
Meski tekanan jangka pendek cukup signifikan, sebagian investor yang berorientasi jangka panjang memilih tetap memegang Bitcoin. Mereka menilai fundamental Bitcoin sebagai aset digital masih kuat, terutama bagi investor yang sudah terbiasa dengan volatilitas ekstrem.
