Soroti Tantangan Infrastruktur Kendaraan Listrik
KUNJUNGAN: Tim Asuransi Astra Palembang saat melakukan kunjungan kerja ke Graha Pena Sumatera Ekspres. -FOTO: KRISAMIAJI/SUMEKS-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID – Tim Asuransi Astra Palembang melakukan kunjungan ke Sumatera Ekspres (Sumeks), Senin (29/9).
Kedatangan ini dipimpin langsung Branch Manager Bagja Nugraha bersama Stevan Hermawan (Sect. Head Operation), Tengku Ikhsan (Koordinator Roda 4), Rianton Simarmata (Koordinator Roda 2), Muhammad Rafi Fauzan (BMDP Trainee), dan Muhammad Yusuf (Garda Siaga).
Rombongan diterima Pimpinan Redaksi Marta Hendratmo, didampingi Arie Abadi (Manajer Iklan) dan Rendi Fadillah serta Direktur Baca Koran, Reno.
Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai layanan Garda Oto serta berbagi pandangan terkait perkembangan otomotif, mobil listrik, hingga tantangan infrastruktur di Sumsel. ‘’Garda Oto sebagai produk unggulan Asuransi Astra memberikan perlindungan menyeluruh bagi kendaraan pelanggan. Dengan prinsip peace of mind, layanan ini tidak hanya meliputi asuransi kendaraan, tetapi juga layanan darurat Garda Siaga 24 jam, contact center Garda Akses, hingga aplikasi digital myGarda,’’ katanya.
Lewat aplikasi ini, pelanggan bisa mengakses klaim, emergency service, sampai lokasi bengkel rekanan dengan mudah. ‘’Semua inovasi kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin digital,” ungkap Bagja.
BACA JUGA:Tingkatkan Kesejahteraan Lewat Infrastruktur dan Pelayanan Kesehatan
BACA JUGA:Asuransi Astra Perkenalkan Garda Oto, Soroti Tantangan Infrastruktur Kendaraan Listrik di Sumsel
Dikatakan, volume kendaraan listrik di Sumsel mengalami perkembangan cukup tinggi. Bahkan ia melihat potensi besar, apalagi pemerintah mulai gencar mendorong elektrifikasi kendaraan. Namun, infrastruktur menjadi tantangan utama. “Kalau BBM habis, masih bisa cari SPBU. Tapi kalau baterai mobil listrik habis di jalan, langsung mogok total,” ujarnya.
Makanya, lanjutnya, kendaraan listrik ini masih harus terus ditingkatkan untuk infrastruktur SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang masih terbatas. ‘’Selain itu, klaim kendaraan listrik masih nol di Sumsel dan untuk body repair kendaraan listrik bisa memakan waktu 3–6 bulan karena suku cadang dan bodi kendaraan masih harus menunggu dari dealer resmi,’’ katanya.
Bagja menambahkan, jumlah klaim kendaraan secara umum tetap normal. Namun biaya perbaikan (cost) meningkat seiring harga suku cadang dan kompleksitas kendaraan yang lebih tinggi. Dalam kunjungan itu, rombongan juga berbagi cerita soal rangkaian event yang pernah digelar di Palembang. Mulai dari Dempo Run, Musi Run hingga pameran otomotif Sumeks Auto Show yang sempat berhenti, kini kembali berjalan.
Melalui kunjungan ini, Asuransi Astra berharap bisa menjalin hubungan lebih erat dengan media, khususnya Sumatera Ekspres, untuk bersama-sama mengedukasi masyarakat. “Dengan sinergi, kami optimis layanan Astra bisa semakin dekat dengan masyarakat, baik lewat perlindungan kendaraan maupun kontribusi pada pembangunan daerah,” pungkas Bagja.
BACA JUGA:Mobil Listrik 2025: Infrastruktur Charging Jadi Kunci Akselerasi Pasar Otomotif Indonesia
BACA JUGA:Mobil Listrik 2025, Infrastruktur Charging Jadi Kunci Pertumbuhan Pasar di Indonesia
Manajer Iklan Sumeks, Arie Abadi mengatakan, Sumeks banyak mengelar dan waktu dekat pihaknya akan mengelar Dempo Run, Musi Run dan Sumeks Auto Show. “Event Auto Show akan memanfaatkan ballroom Hotel Aryaduta dengan area pameran sekitar 1.800 meter persegi. Kami berharap Astra Group bisa bergabung,” ujarnya.
