Atasi Pengangguran 58 Calon Magang Jepang
MAGANG KERJA: Sejumlah peserta yang siap melakukan pemagangan kerja ke negara Jepang. Dari sebanyak 245 orang yang terdaftar hanya menyisakan 58 peserta yang masih menunggu pengumuman hasil tes wawancara.-foto: berry/sumeks-
PALEMBANG, SUMATERAEKSPRES.ID - Pasca dilakukan seleksi daerah pemagangan kerja ke Negara Jepang. Dari sebanyak 245 orang yang terdaftar mengikuti rangkaian seleksi ketat dengan berbagai latar belakang kejuruan, menyisakan hanya 58 peserta yang masih menunggu pengumuman hasil tes wawancara.
Seleksi ini telah dilakukan awal Agustus 2025 lalu. "Ada sekitar 60-an peserta yang sementara lolos seleksi. Seleksi dilaksanakan secara sangat ketat dan selektif,’’ ujar Ketua Asosiasi Ikatan Pengusaha Kenshuusei Indonesia (Ikapeksi) Sumsel, Heriyadi.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi, lanjutnya, sebagai persiapan nantinya akan mengikuti pelatihan daerah selama sekitar 90 hari. Mereka akan ikuti pelatda dan masuk asrama.
Terpisah Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Palembang, Agusti, mengatakan, dari hasil seleksi sebelumnya masih tersisa sebanyak 58 orang peserta. "Hanya saja masih menunggu pengumuman hasil seleksi wawancara," ujarnya.
Dikatakan, yang menjadi penguji langsung dari perwakilan IM Jepang dan juga perwakilan dari Kementerian Tenaga Kerja. Diharapkan peserta 58 yang tersisa bisa lolos seluruhnya.
BACA JUGA:Grab Hadir di Martapura, Bupati Enos Optimistis Kurangi Pengangguran dan Dorong Ekonomi Digital
BACA JUGA:10 Jurusan Sarjana S1 dengan Lulusan Pengangguran Terbanyak, Ini Alasannya
Kadisnaker Palembang, Ikhsan Tosni sebelumnya menyampaikan tujuan magang kerja ke Jepang merningkatkan kompetensi. Baik hard skill maupun soft skill sebut Ikhsan Tosni. “Untuk soft skill, akan mendapatkan etos kerja disiplin di Negara Jepang, tanggung jawab, dan jiwa entrepreneurship,’’ ujarnya.
Ikhsan menambahkan, pelaksanaan magang ke Jepang ini sebagai langkah Pemkot Palembang untuk mengurangi angka pengangguran. Baik ítu melalui proses pemagangan, jobfair, dan pelatihan kerja lainnya. Ada beberapa jenis tes yang harus dilatui peserta seleksi. Pertama tes matematika. Kedua tes kesamaptaan, ketiga ketahanan fisik, dan keempat tes wawancara. Keempat tes iní dilaksanakan secara langsung, dan mengunakan sistim gugur. “Serapan peserta magang, bisa di bidang industri, bangunan, manufaktur dan otomotif,’’ ujarnya.
