Gunakan BRI untuk Transaksi TF & QRIS, UMKM Aksesoris Cantik Martisila Tetap Eksis
Dari Hobi Jadi Rezeki, Martisila Citra Pratiwi, pengrajin aksesoris cantik asal Palembang, kreativitas bisa jadi ladang usaha. Dengan dukungan transaksi cepat via TF & QRIS BRI, belanja makin mudah, pelanggan pun puas! Foto:Ist--
SUMATERAEKSPRES.ID – Berawal dari hobi membuat kerajinan tangan saat masih duduk di bangku kuliah pada 2014, Martisila Citra Pratiwi kini sukses mempertahankan usahanya di bidang aksesori handmade.
Ibu rumah tangga ini mengolah kreativitas menjadi peluang bisnis yang terus berkembang, sekaligus menjadi sumber penghasilan tambahan.
Martisila memulai usaha dari bahan flanel yang diolah menjadi gantungan kunci, pensil hias, hingga tempat tisu.
Seiring meningkatnya permintaan, ia memperluas produk menjadi perhiasan manik-manik seperti gelang, kalung, gantungan kunci ponsel, dan berbagai aksesori lainnya.
“Peminat kerajinan tangan selalu ada. Memang ada produk musiman seperti toples atau tempat tisu yang laris saat momen hari besar, tapi aksesori perempuan relatif stabil peminatnya,” ungkap Martisila.
BACA JUGA:Bupati Empat Lawang Tinjau Kesiapan Program Sekolah Rakyat, Cetak Generasi Cerdas dan Mandiri
BACA JUGA:Roadshow Lomba Ranking 1 Warnai Perayaan HUT RI ke-80 di SMAN 7 Prabumulih
Meski begitu, tantangan tetap ada. Salah satunya ketersediaan bahan baku yang kadang sulit didapat di pasaran.
Tren mode yang cepat berubah juga memaksa dirinya untuk kreatif mengolah stok agar tetap diminati pembeli.
Harga Terjangkau, Produksi Mandiri
Aksesori berbahan flanel dijual mulai Rp5.000 hingga Rp10.000, sedangkan aksesori manik-manik dibanderol Rp15.000 hingga Rp30.000, tergantung model dan bahan.
Dalam sehari, ia bisa menjual 5–10 produk, bahkan lebih jika ada pesanan untuk acara khusus.
Proses produksi masih dilakukan sendiri di rumah. Setiap hari, Martisila mampu membuat sekitar 15 gelang dan 20 souvenir pensil.
BACA JUGA:Diskominfo OKU Timur Gelar Lomba Unik, Meriahkan HUT ke-80 RI
BACA JUGA:Polres Lahat dan Bulog Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga
