Sumatera Ekspres | Baca Koran Sumeks Online | Koran Sumeks Hari ini | SUMATERAEKSPRES.ID - SUMATERAEKSPRES.ID Koran Sumeks Hari ini - Berita Terhangat - Berita Terbaru - Berita Online - Koran Sumatera Ekspres

https://sumateraekspres.bacakoran.co/

Mitsubishi baru

Iklan Google/Link Sponsor

UMKM Pulau Sitaro Jadi Pemasok Program MBG Berkat Dukungan KUR dari BRI

UMKM Pulau Sitaro Jadi Pemasok Program MBG Berkat Dukungan KUR dari BRI-Foto: IST-

SITARO, SUMATERAEKSPRES.ID– Di tengah tantangan geografis kepulauan, sebuah usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) membuktikan diri mampu tampil sebagai bagian penting dari program nasional.

Adalah Jane Katang, pelaku UMKM asal Kecamatan Siau Barat, yang berhasil membawa unit usaha sembakonya, Aiko Maju, menjadi pemasok bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


Iklan Google/Link Sponsor

Perjalanan usaha Jane bermula dari bisnis rumah makan dan percetakan. Namun peluang besar datang ketika program MBG digulirkan di wilayahnya.

Melihat kebutuhan bahan baku yang terus meningkat untuk dapur umum yang melayani ratusan sekolah, Jane mengambil inisiatif mengembangkan lini sembako dengan mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

BACA JUGA:Pendaftaran Ditutup 10 Agustus 2025, Ayo Segera Daftar Festival Panjat Pinang 80 Pohon Sumatera Ekspres

BACA JUGA:Bupati Lahat Semprot OPD: Kacau Kalian! Lamban Tindak Lanjuti Surat Satgas MBG dari Mendagri

“Awalnya saya hanya kirim beras dan telur, tapi permintaan bertambah. Supaya bisa terus melayani, saya ajukan pembiayaan ke BRI,” ungkap Jane kepada wartawan.

Dengan suntikan modal dari KUR BRI, Aiko Maju kini mendistribusikan bahan pokok ke dapur umum MBG yang menjangkau lebih dari 2.400 siswa di 154 sekolah, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK di wilayah Siau.

Ini menjadikan Aiko Maju sebagai elemen vital dalam rantai pasok gizi anak sekolah.

Namun demikian, menjadi pemasok di wilayah kepulauan bukan tanpa tantangan. Jane harus cermat menghitung jadwal kapal dan ketahanan stok, terutama untuk buah-buahan yang masih harus didatangkan dari Manado.

BACA JUGA:Sebulan Magang, Kenali DUDI, Dekan FAI UM Palembang Serahkan10 Mahasiswa Prodi KPI ke Sumatera Ekspres

BACA JUGA:Konsumen Akhir Tak Dipungut Pajak Pembelian Emas, Pemerintah Terbitkan 2 PMK, Hilangkan Tumpang Tindih Aturan

“Kalau terlambat sedikit, buah bisa busuk. Saya harus pastikan pengiriman tepat waktu agar dapur tetap bisa beroperasi,” jelasnya. Sementara itu, sayur dan ikan segar masih bisa diperoleh dari pasar lokal di Siau.

Dukungan dari BRI terhadap UMKM seperti Aiko Maju disebut sebagai wujud nyata komitmen bank pelat merah ini dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan